Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Hati-hati Memberi Tanda "Peace" di Negara Ini, Bisa Berbahaya

Kategori: Lunar
Gambar untuk Hati-hati Memberi Tanda "Peace" di Negara Ini, Bisa Berbahaya

Pernah nggak sih kamu tanpa sadar memberikan gestur "peace" atau dua jari saat berfoto di luar negeri? Hati-hati, ternyata gestur yang terlihat biasa saja ini bisa membawa masalah besar di beberapa negara. Gestur yang kita anggap lucu dan ramah ini, bisa jadi dianggap sangat ofensif dan bahkan berbahaya di tempat lain.

Kenapa Gestur "Peace" Bisa Berbahaya?

Di beberapa negara, terutama di Inggris, Irlandia, Australia, dan Selandia Baru, gestur "peace" dengan telapak tangan menghadap ke dalam dianggap sebagai penghinaan yang sangat kasar. Gestur ini dikenal sebagai "V sign" ofensif. Konon, asal-usulnya berasal dari Perang Seratus Tahun, di mana tentara Prancis mengancam akan memotong jari tengah dan telunjuk para pemanah Inggris. Namun, para pemanah Inggris berhasil menang, dan mereka mengejek musuh dengan menunjukkan kedua jari tersebut.

Seiring waktu, gestur ini berkembang menjadi simbol penghinaan dan ejekan. Jadi, bayangkan jika kamu tidak sengaja menunjukkan gestur ini kepada seseorang di pub atau di jalan. Kemungkinan besar, kamu akan mendapatkan tatapan sinis atau bahkan konfrontasi fisik.

Tapi kenapa gestur ini hanya ofensif jika telapak tangan menghadap ke dalam? Nah, ini dia yang menarik. Ketika telapak tangan menghadap ke luar, gestur ini memang diartikan sebagai simbol perdamaian, kemenangan, atau angka dua. Tapi, begitu telapak tangan berputar ke dalam, maknanya langsung berubah drastis.

Negara Mana Saja yang Harus Dihindari?

Selain negara-negara yang disebutkan di atas, sebaiknya kamu juga berhati-hati saat menggunakan gestur "peace" di negara-negara Persemakmuran lainnya. Meskipun tidak semua orang akan tersinggung, lebih baik mencegah daripada menyesal, kan?

Berikut beberapa negara yang sebaiknya kamu hindari menggunakan gestur "peace" dengan telapak tangan menghadap ke dalam:

  • Inggris
  • Irlandia
  • Australia
  • Selandia Baru

Lalu, Gestur Apa yang Aman Digunakan?

Jika kamu ingin berfoto dengan gaya yang ramah dan menyenangkan, ada banyak alternatif gestur yang bisa kamu gunakan. Misalnya, kamu bisa memberikan senyuman lebar, melambaikan tangan, atau menggunakan gestur jempol. Yang terpenting, selalu perhatikan budaya dan kebiasaan setempat sebelum menggunakan gestur apa pun.

Selain gestur "peace", ada juga beberapa gestur lain yang bisa menimbulkan kesalahpahaman di negara lain. Misalnya, gestur "OK" yang kita anggap sebagai tanda setuju, di beberapa negara di Amerika Latin dan Timur Tengah dianggap sebagai penghinaan yang vulgar. Jadi, selalu lakukan riset kecil sebelum bepergian ke negara asing agar kamu tidak melakukan kesalahan yang tidak disengaja.

Perbedaan budaya memang menarik dan terkadang membingungkan. Dengan memahami perbedaan ini, kita bisa menghindari konflik dan menunjukkan rasa hormat kepada orang lain. Jadi, lain kali jika kamu sedang berlibur ke luar negeri, ingatlah untuk selalu berhati-hati dengan gestur yang kamu gunakan. Jangan sampai niat baikmu disalahartikan dan malah menimbulkan masalah.