Kemenangan Tandang yang Mengonfirmasi Ambisi Baru
Hearts membuka kampanye William Hill Premiership mereka dengan kemenangan 2-0 atas Aberdeen di Tynecastle, mendukung optimisme pemegang saham baru Tony Bloom yang baru saja menyelesaikan investasi besar di klub Edinburgh. Pemilik Brighton itu telah membuat pernyataan yang sangat berani, mengungkapkan keyakinannya bahwa Hearts bisa memecahkan dominasi tradisional Old Firm dan finis di dua besar musim ini.
Baca juga: Tony Bloom Optimis Hearts Bisa Finis Setidaknya di Posisi Kedua Liga Utama Skotlandia
Bloom yang hadir di stadion untuk menyaksikan kemenangan tersebut mendapatkan sorakan meriah dari suporter Hearts, yang merasa lebih optimis dengan kepemilikan barunya. Meskipun timnya tidak tampil sempurna, kemenangan ini memberikan dorongan besar bagi tim yang dipimpin oleh pelatih Robbie Neilson, yang kini menempati posisi puncak klasemen Premiership berkat selisih gol.
Gol Bunuh Diri dan Sundulan Findlay Menjadi Penentu Kemenangan
Hearts mendominasi sejak awal pertandingan, meskipun gol pertama mereka tercipta dari kesalahan oleh Aberdeen. Pada menit ke-11, umpan rendah dari Harry Milne di sisi kiri disundul menjadi gol bunuh diri oleh kapten Aberdeen, Graeme Shinnie, yang sangat sial pada ulang tahunnya yang ke-34.
Setelah gol pembuka, Hearts terus menekan dan hampir menggandakan keunggulan mereka melalui tembakan keras dari Milne yang membentur mistar gawang. Sementara itu, Aberdeen hanya memiliki satu peluang serius di babak pertama, yakni tembakan jarak dekat Kusini Yengi yang membentur tiang gawang.
Babak Kedua: Findlay Menambah Keunggulan
Aberdeen memulai babak kedua dengan tekad untuk bangkit. Pada menit ke-50, Yengi gagal memanfaatkan peluang emas, dan Nicolas Milanovic melihat usahanya diselamatkan oleh kiper Hearts, Zander Clark. McInnes melakukan perubahan taktik dan mengganti empat pemain, beralih dari formasi 3-5-2 ke 4-4-2, namun strategi tersebut tidak mampu membalikkan keadaan.
Tiga menit setelah perubahan tersebut, Hearts menggandakan keunggulan mereka. Stuart Findlay, yang baru saja bergabung dengan tim, menyundul bola masuk setelah Mats Knoester gagal menghalau tendangan bebas dari Milne. Gol ini memastikan kemenangan Hearts, yang meskipun sempat tertekan, berhasil mempertahankan keunggulannya hingga akhir pertandingan.
Performa Positif Meski Tantangan Masih Ada
Hearts mungkin belum bermain dengan kecepatan penuh mereka, namun kemenangan ini memberikan sinyal positif tentang ambisi klub di bawah kepemilikan Bloom. Dengan beberapa pemain baru dan optimisme yang tinggi, Hearts siap menghadapi tantangan musim ini dan membuktikan bahwa mereka bisa bersaing di level tertinggi sepak bola Skotlandia.
Susunan Pemain
- Hearts: Zander Clark – Michael Smith, Craig Halkett, Frankie Kent, Stephen Kingsley – Harry Milne, Cammy Devlin, George Grant – Lawrence Shankland (c), Josh Ginnelly, Barrie McKay. Pelatih: Robbie Neilson.
- Aberdeen: Dimitar Mitov – Jayden Richardson, Mats Knoester, Graeme Shinnie (c), Jack MacKenzie – Leighton Clarkson, Ylber Ramadani – Luis Lopes, Jayden Mullen, Vicente Besuijen – Bojan Miovski. Pelatih: Derek McInnes.
Baca juga: 5 Kesalahan Routing yang Harus Dihindari di Jaringan
Kemenangan ini memberi Hearts awal yang positif dalam kampanye Premiership mereka, dan kemenangan ini akan menjadi landasan penting bagi klub dalam mengejar ambisi besar mereka di musim 2023/2024.
Penulis: Kayla Maharani