Buat kamu yang suka traveling, backpackeran, atau sekadar jalan-jalan hemat, pasti nggak asing dengan istilah hostel. Akomodasi ini sering jadi pilihan utama para pelancong yang ingin menginap dengan harga terjangkau, tapi tetap nyaman dan seru.
Namun, di balik popularitasnya, masih banyak yang penasaran: hostel itu sebenarnya singkatan dari apa, sih? Atau itu cuma istilah biasa aja?
Nah, dalam artikel ini kita bakal bahas tuntas mulai dari asal-usul kata hostel, apakah itu singkatan atau bukan, serta apa saja ciri khas hostel dibandingkan dengan hotel pada umumnya. Yuk, simak sampai habis biar nggak salah kaprah!
baca juga: Singkatan Pivot Adalah? Begini Penjelasan Lengkapnya
Hostel Itu Singkatan atau Bukan?
Pertama-tama, mari luruskan satu hal: kata “hostel” bukanlah singkatan, melainkan berasal dari bahasa Latin dan Prancis Kuno.
Kata “hostel” berasal dari bahasa Latin “hospes” yang berarti tamu atau tuan rumah. Lalu berkembang dalam bahasa Prancis Kuno menjadi “hostel” yang merujuk pada tempat tinggal sementara bagi tamu. Dalam perkembangannya, istilah ini diadopsi oleh bahasa Inggris untuk menyebut jenis penginapan sederhana dengan fasilitas bersama.
Jadi, meskipun terdengar seperti singkatan (mirip dengan akronim modern seperti “ATM” atau “Wi-Fi”), sebenarnya hostel adalah kata utuh, bukan singkatan dari apapun.
Apa Sih Bedanya Hostel dengan Hotel?
Meski sama-sama tempat menginap, hostel dan hotel punya perbedaan yang cukup signifikan, terutama dari sisi fasilitas, harga, dan suasana. Nah, berikut beberapa perbedaannya:
1. Harga Lebih Terjangkau
Hostel dirancang untuk para pelancong dengan anggaran terbatas. Biasanya, tarifnya jauh lebih murah dibanding hotel, terutama jika kamu memilih kamar tipe dormitory (asrama).
2. Kamar Bersama (Dormitory)
Salah satu ciri khas hostel adalah adanya kamar tidur bersama, yang bisa diisi oleh 4, 6, 8 bahkan lebih banyak tempat tidur dalam satu ruangan. Cocok buat backpacker yang nggak masalah berbagi ruang dengan orang lain.
3. Fasilitas Bersama
Toilet, kamar mandi, dapur, bahkan ruang santai biasanya bersifat komunal alias digunakan bersama-sama. Ini menciptakan suasana yang lebih sosial.
4. Suasana Lebih Santai dan Sosial
Di hostel, kamu bisa dengan mudah berkenalan dengan sesama traveler. Banyak hostel yang menyediakan lounge, area nonton bareng, dapur bersama, dan berbagai aktivitas seru seperti tur kota gratis atau kelas memasak.
Kenapa Banyak Backpacker Memilih Hostel?
Buat sebagian orang, menginap di hostel mungkin terdengar kurang nyaman karena harus berbagi ruang. Tapi justru di situlah daya tariknya. Banyak backpacker dan traveler solo lebih memilih hostel karena alasan berikut:
- Lebih murah, jadi bisa hemat untuk kebutuhan lain seperti transportasi atau makanan.
- Mudah bertemu teman baru dari berbagai negara.
- Bisa bertukar tips dan informasi seputar destinasi wisata.
- Ada nuansa komunitas yang hangat dan inklusif.
Jadi, kalau kamu suka suasana seru dan nggak keberatan berbagi ruang, hostel bisa jadi pilihan yang tepat.
Apa Saja Jenis Kamar di Hostel?
Nggak semua hostel hanya punya kamar dormitory, kok. Beberapa juga menyediakan pilihan kamar pribadi. Berikut jenis-jenis kamar yang biasanya tersedia di hostel:
- Dormitory (Mix atau Female-only)
Kamar bersama dengan beberapa tempat tidur, cocok untuk yang traveling hemat. - Private Room
Kamar pribadi, bisa untuk satu atau dua orang, tapi tetap dengan fasilitas kamar mandi luar. - En-suite Room
Kamar pribadi yang sudah dilengkapi kamar mandi dalam. Ini cocok buat kamu yang ingin sedikit privasi lebih tapi masih ingin menikmati suasana hostel. - Capsule Bed
Beberapa hostel modern kini menyediakan tempat tidur kapsul yang memberi sedikit privasi di ruang dormitory.
Apakah Hostel Aman untuk Traveler Solo?
Banyak yang bertanya, “Aman nggak sih nginep di hostel, apalagi sendirian?” Jawabannya: aman, selama kamu memilih hostel yang punya reputasi baik dan menjaga barang dengan bijak.
Tips agar menginap di hostel tetap aman dan nyaman:
- Pilih hostel yang punya ulasan positif dari tamu sebelumnya.
- Gunakan loker yang disediakan untuk menyimpan barang berharga.
- Bawa gembok sendiri jika diperlukan.
- Jaga etika dan jangan lupa bersikap ramah pada sesama tamu.
Kesimpulan: Hostel Itu Bukan Singkatan, Tapi Gaya Hidup Traveler
Jadi, sekarang kamu sudah tahu bahwa hostel bukanlah singkatan dari apa pun, melainkan istilah asli dari kata Latin dan Prancis Kuno yang berarti tempat menginap untuk tamu. Di masa modern, hostel menjadi pilihan akomodasi yang hemat, fleksibel, dan sangat cocok untuk para traveler yang suka bersosialisasi.
Kalau kamu tipe orang yang suka petualangan, terbuka dengan budaya baru, dan ingin menghemat biaya penginapan tanpa mengorbankan pengalaman, menginap di hostel bisa jadi pilihan terbaik. Siapa tahu, dari sebuah hostel sederhana, kamu bisa bertemu teman dari belahan dunia lain dan menciptakan cerita perjalanan yang tak terlupakan.
Penulis: Dena Triana