Logo Universitas Teknokrat Indonesia

IHSG Menguat Didukung Optimisme Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Gambar untuk IHSG Menguat Didukung Optimisme Pemangkasan Suku Bunga The Fed

IHSG Terbuka Menguat di Posisi 7.846,09

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu ini bergerak menguat, didorong oleh optimisme pemangkasan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed) pada September 2025. IHSG dibuka menguat 54,39 poin atau 0,70 persen, mencapai 7.846,09. Selain itu, indeks LQ45 yang mencatatkan 45 saham unggulan juga naik 7,51 poin atau 0,91 persen, berada di level 830,77.

Baca juga: 188 Saham Terperosok ke FCA: CDIA, COIN, Hingga ARGO

Potensi Pengujian Level Tertinggi IHSG

Analis dari Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, dalam kajiannya menyebutkan bahwa IHSG berhasil keluar dari area konsolidasi dengan didukung volume transaksi yang besar. Ia memperkirakan IHSG berpeluang untuk menguji level tertinggi di 7.910 jika penguatan ini berlanjut.

Sentimen Positif dari Data Inflasi AS

Salah satu faktor yang mendukung penguatan IHSG adalah ekspektasi penurunan suku bunga acuan The Fed, yang didorong oleh data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan. Inflasi CPI AS untuk bulan Juli 2025 tercatat sebesar 0,2 persen month-to-month (mtm) dan 2,7 persen year-on-year (yoy), lebih rendah dibandingkan estimasi yang sebesar 0,2 persen (mtm) dan 2,8 persen (yoy). Inflasi yang lebih rendah ini menguatkan harapan pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan mendatang.

Dampak Tarif Impor AS Terhadap Beberapa Sektor

Namun, dampak dari tarif impor yang diterapkan oleh Presiden AS, Donald Trump, mulai terlihat pada beberapa sektor. Meskipun demikian, sebagian sektor lainnya masih cenderung stagnan. Beberapa pihak khawatir jika dampak tarif ini akan bertahan lebih lama, mempengaruhi kestabilan pasar global.

Pergerakan Pasar di Eropa dan AS

Bursa saham Eropa pada perdagangan Selasa (12/08) mayoritas ditutup menguat. Euro Stoxx 50 naik 0,09 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,20 persen, sementara indeks DAX Jerman turun 0,23 persen dan indeks CAC Prancis menguat 0,71 persen.

Bursa saham AS di Wall Street juga mencatatkan penguatan yang signifikan, dengan S&P 500 naik 1,13 persen ke level 6.445,76, Nasdaq Composite menguat 1,39 persen ke 21.681,90, dan Dow Jones Industrial Average menambah 483,52 poin atau 1,10 persen di level 44.458,61.

Pergerakan Bursa Saham Asia Pagi Ini

Bursa saham regional Asia pagi ini menunjukkan pergerakan beragam. Indeks Nikkei Jepang menguat 1,34 persen atau 557,83 poin ke level 43.276,00, indeks Shanghai China menguat 0,11 persen atau 3,86 poin ke 3.669,87, sementara Hang Seng Hong Kong melemah 1,01 persen atau 258,69 poin ke 25.222,55, dan Strait Times Singapura menguat 0,73 persen atau 31,05 poin ke 4.251,45.

Baca juga: LLDIKTI dukung Produk Penelitian Unggulan Universitas Teknokrat Indonesia ke Nasional

KIHSG Optimis Menuju Penguatan Lanjutan

Dengan adanya sentimen positif dari data inflasi AS yang lebih rendah dan optimisme terhadap pemangkasan suku bunga The Fed, IHSG diperkirakan akan terus menguat dalam jangka pendek. Selain itu, pergerakan pasar saham internasional yang mayoritas menguat memberikan angin segar bagi IHSG untuk mencatatkan kenaikan lebih lanjut.

Penulis: Fiska Anggraini