Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam pada pertengahan pekan ini, tepatnya pada Rabu, 30 Juli 2025. Meski sempat dibuka menguat, tekanan jual membuat indeks berbalik arah dan ditutup melemah hampir 1 persen.
baca juga : Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Alami Kenaikan Rp12.000, Setelah 5 Hari Stabil
IHSG Hari Ini Ditutup Melemah Hampir 1 Persen
Pada sesi penutupan, IHSG merosot 68,01 poin atau 0,98 persen, dan berakhir di posisi 7.549,88. Indeks sempat menanjak ke titik tertingginya di level 7.667,55 pada awal perdagangan, namun mulai menurun sejak pertengahan sesi pertama dan terus melemah hingga sesi kedua.
Adapun level terendah IHSG hari ini tercatat di posisi 7.528,12. Kondisi ini mencerminkan tekanan yang cukup kuat di pasar saham domestik meskipun ada sejumlah saham yang berhasil menguat.
Komposisi Pergerakan Saham: 321 Saham Melemah
Data dari Bursa Efek Indonesia menunjukkan bahwa dari total saham yang ditransaksikan:
- 283 saham ditutup di zona hijau,
- 321 saham melemah,
- dan 200 saham stagnan.
Volume perdagangan mencapai 30,49 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 14,94 triliun.
Saham Big Caps Jadi Beban IHSG Hari Ini
Sejumlah saham unggulan atau big caps menjadi penekan indeks sepanjang sesi. Saham-saham berikut tercatat sebagai top losers yang menjadi pemberat laju IHSG:
- BBRI (Bank Rakyat Indonesia): turun 3,57% ke Rp 3.780
- BMRI (Bank Mandiri): turun 1,91% ke Rp 4.620
- PGEO (Pertamina Geothermal Energy): turun 6,83% ke Rp 1.705
GOTO dan INKP Tahan Koreksi Lebih Dalam
Meski indeks melemah, beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan dan membantu menahan penurunan IHSG lebih tajam. Saham yang menjadi top gainers di antaranya:
- GOTO (GoTo Gojek Tokopedia): naik 8,47% ke Rp 64
- INKP (Indah Kiat Pulp & Paper): naik 5,17% ke Rp 7.125
- ESSA (Essa Industries Indonesia): naik 1,60% ke Rp 635
Bursa Asia Mayoritas Melemah, Shanghai Menguat Tipis
Pasar saham regional Asia menunjukkan kecenderungan negatif, meskipun ada sedikit pergerakan positif di beberapa bursa. Berikut pergerakan indeks utama Asia:
- Straits Times (Singapura): turun 0,21% ke 4.220,60
- Nikkei 225 (Jepang): turun 0,05% ke 40.654,69
- Hang Seng (Hong Kong): turun 1,36% ke 25.176,92
- Shanghai Composite (Tiongkok): naik 0,17% ke 3.615,71
baca juga : Dosen Tetap FTIK Universitas Teknokrat Indonesia Raih Gelar Doktor dari UGM
Kurs Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan IHSG
Di tengah penurunan pasar saham, rupiah justru sedikit menguat terhadap dolar AS. Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 16.405 per dolar AS, menguat tipis 0,02% atau sekitar 4 poin dari penutupan sebelumnya di Rp 16.409.
Sementara itu, menurut kurs tengah Jisdor, nilai tukar rupiah hari ini berada di Rp 16.387 per dolar AS, sedikit lebih kuat dibandingkan hari sebelumnya yang berada di Rp 16.399.
penulis : elsandria