Dalam dunia bisnis dan keuangan, kita sering kali mendengar berbagai istilah dan singkatan yang terasa asing, apalagi kalau baru masuk ke bidang ini. Salah satu singkatan yang cukup sering muncul adalah IMA. Bagi kamu yang tertarik atau sudah berkecimpung di dunia akuntansi dan manajemen keuangan, nama IMA tentu bukan hal baru.
Tapi sebenarnya, IMA adalah singkatan dari apa? Apa fungsinya dan kenapa organisasi ini penting banget untuk profesional akuntansi di seluruh dunia, termasuk Indonesia? Yuk, kita bahas bareng!
Baca juga:Singkatan dari FPS Adalah? Ini Penjelasan Lengkapnya!
IMA Adalah Singkatan dari Apa, Sih?
IMA adalah singkatan dari Institute of Management Accountants.
IMA merupakan sebuah organisasi profesi global yang berfokus pada pengembangan karier dan kompetensi di bidang akuntansi manajemen dan keuangan perusahaan. Organisasi ini didirikan di Amerika Serikat, tapi sekarang jaringannya sudah tersebar ke berbagai negara, termasuk Asia, Timur Tengah, dan tentunya Indonesia.
Tujuan utama IMA adalah membantu para profesional di bidang akuntansi manajemen agar memiliki standar kompetensi tinggi, etika profesional, dan keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Apa Saja yang Dilakukan oleh IMA?
IMA bukan cuma sekadar organisasi yang menghimpun para akuntan, tapi juga aktif dalam berbagai kegiatan yang berdampak langsung pada perkembangan keahlian dan karier anggotanya.
Beberapa peran utama IMA antara lain:
1. Memberikan Sertifikasi CMA (Certified Management Accountant)
Ini adalah salah satu sertifikasi paling bergengsi di dunia akuntansi manajemen. Sertifikasi CMA menunjukkan bahwa seseorang memiliki pemahaman dan keterampilan mendalam dalam hal perencanaan keuangan, analisis, pengendalian, pengambilan keputusan, dan etika.
2. Menyediakan Pendidikan Berkelanjutan
IMA rutin menyelenggarakan pelatihan, webinar, seminar, dan kursus online untuk membantu para profesional terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka.
3. Membentuk Standar Etika dan Profesionalisme
IMA juga aktif dalam membangun pedoman etika bagi para akuntan manajemen agar mereka bekerja secara jujur, bertanggung jawab, dan profesional.
4. Mendukung Komunitas dan Jaringan Global
Anggota IMA bisa terhubung dengan ribuan profesional dari seluruh dunia, membuka peluang kolaborasi, mentoring, dan pengembangan karier secara internasional.
Apakah IMA Hanya untuk Akuntan?
Pertanyaan ini sering muncul dan jawabannya adalah: tidak!
Meskipun namanya Institute of Management Accountants, IMA bukan hanya terbuka untuk akuntan semata. Siapa pun yang bekerja atau tertarik dalam bidang berikut juga bisa bergabung:
- Manajer keuangan
- Analis bisnis
- Auditor internal
- Konsultan keuangan
- Pengambil keputusan strategis di perusahaan
- Mahasiswa akuntansi atau manajemen
Yang penting, kamu punya ketertarikan dan komitmen untuk berkembang di dunia akuntansi manajemen dan keuangan perusahaan. Bahkan, banyak mahasiswa yang bergabung lebih awal untuk mempersiapkan karier mereka sejak dini.
Apa Keuntungan Menjadi Anggota IMA?
Gabung ke IMA bukan cuma soal gengsi atau dapat gelar di belakang nama. Ada banyak keuntungan nyata yang bisa kamu dapatkan, antara lain:
- Akses ke sertifikasi CMA, yang diakui secara global dan jadi nilai tambah besar di CV kamu.
- Jaringan internasional dengan profesional dari berbagai negara dan industri.
- Akses ke jurnal, riset, dan publikasi profesional yang bisa bantu kamu terus update dengan tren terbaru.
- Kesempatan belajar dan sertifikasi berkelanjutan, termasuk webinar gratis, kursus, dan workshop.
- Pengakuan profesional yang bisa mendongkrak posisi kamu di dunia kerja.
Baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Diakui LLDikti sebagai Pencetak SDM Berkualitas
Apakah Sertifikasi CMA dari IMA Diakui di Indonesia?
Tentu saja! Banyak perusahaan multinasional dan bahkan lokal yang sudah mengenal dan menghargai sertifikasi CMA. Di tengah persaingan kerja yang makin ketat, memiliki sertifikasi profesional seperti CMA bisa menjadi pembeda yang signifikan.
Bahkan, beberapa universitas dan institusi pendidikan tinggi di Indonesia juga telah bekerja sama dengan IMA untuk memperkenalkan materi-materi yang relevan dengan standar internasional ini.
Penulis: Nur aini