Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Incoterms Adalah Singkatan dari Apa? Kenali Aturan Penting dalam Dunia Ekspor Impor

Gambar untuk Incoterms Adalah Singkatan dari Apa? Kenali Aturan Penting dalam Dunia Ekspor Impor

Kalau kamu pernah berkecimpung di dunia ekspor-impor atau logistik internasional, pasti pernah dengar istilah Incoterms. Istilah ini sering muncul dalam kontrak dagang, pengiriman barang antarnegara, bahkan dalam negosiasi harga antara penjual dan pembeli dari dua negara berbeda.

Tapi mungkin kamu masih bertanya-tanya: Incoterms adalah singkatan dari apa, sih? Kenapa istilah ini penting banget di dunia perdagangan internasional?

Nah, dalam artikel ini kita akan bahas secara lengkap, santai, dan tentu saja mudah dimengerti!

Baca juga:unbk adalah singkatan dari


Incoterms Adalah Singkatan dari Apa, Sebenarnya?

Incoterms adalah singkatan dari “International Commercial Terms.”

Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh International Chamber of Commerce (ICC) sebagai panduan global yang digunakan untuk menetapkan hak dan kewajiban antara penjual dan pembeli dalam transaksi perdagangan internasional.

Jadi sederhananya, Incoterms adalah seperangkat aturan yang menjelaskan siapa yang bertanggung jawab atas biaya, risiko, dan pengurusan dokumen selama proses pengiriman barang lintas negara. Aturan ini sangat membantu agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pihak yang terlibat dalam perdagangan.


Apa Saja Fungsi Utama Incoterms?

Mungkin kamu bertanya: “Memangnya kenapa harus pakai Incoterms? Nggak cukup pakai kontrak biasa saja?”

Fungsi utama Incoterms adalah menstandarisasi pengertian antara penjual dan pembeli dalam hal pengiriman barang. Dengan Incoterms, semua pihak bisa lebih mudah menyepakati:

  • Siapa yang menanggung biaya pengiriman?
  • Siapa yang bertanggung jawab atas risiko kehilangan atau kerusakan?
  • Kapan tanggung jawab atas barang berpindah dari penjual ke pembeli?
  • Siapa yang mengurus dokumen bea cukai di negara asal dan tujuan?

Bayangkan kalau semua itu dibicarakan satu per satu dalam setiap transaksi — pasti ribet! Nah, Incoterms hadir sebagai solusi praktis untuk itu semua.


Apa Saja Jenis-Jenis Incoterms?

Incoterms terus diperbarui agar relevan dengan perkembangan perdagangan global. Versi terbaru yang banyak digunakan adalah Incoterms 2020, dan sebelumnya Incoterms 2010.

Berikut ini adalah beberapa jenis Incoterms yang paling sering dipakai, dibagi menjadi dua kategori besar:

1. Incoterms untuk Semua Moda Transportasi:

  • EXW (Ex Works): Penjual hanya menyediakan barang di lokasi mereka. Semua biaya dan risiko diambil alih pembeli sejak awal.
  • FCA (Free Carrier): Penjual menyerahkan barang ke pengangkut yang ditunjuk pembeli di lokasi tertentu.
  • CPT (Carriage Paid To): Penjual menanggung biaya pengiriman sampai ke tempat tujuan, tapi risiko berpindah saat barang diserahkan ke pengangkut.
  • CIP (Carriage and Insurance Paid To): Sama seperti CPT, tapi penjual juga menanggung biaya asuransi.
  • DAP (Delivered At Place): Penjual mengantar barang sampai ke tempat tujuan, tapi belum termasuk bea masuk.
  • DPU (Delivered at Place Unloaded): Barang disampaikan ke tujuan dan sudah diturunkan dari kendaraan pengangkut.
  • DDP (Delivered Duty Paid): Penjual menanggung semua biaya hingga barang sampai ke pembeli, termasuk bea masuk.

2. Incoterms untuk Transportasi Laut dan Air:

  • FAS (Free Alongside Ship): Penjual menyerahkan barang di samping kapal di pelabuhan pengiriman.
  • FOB (Free On Board): Risiko berpindah saat barang sudah di atas kapal.
  • CFR (Cost and Freight): Penjual menanggung ongkos sampai pelabuhan tujuan.
  • CIF (Cost, Insurance, and Freight): Sama seperti CFR, tapi penjual juga menanggung asuransi barang.

Bagaimana Cara Memilih Incoterms yang Tepat?

Pemilihan Incoterms sangat tergantung pada jenis barang, moda transportasi, lokasi tujuan, dan kesepakatan antara penjual dan pembeli. Berikut beberapa pertimbangan saat memilih:

  • Apakah kamu sebagai penjual ingin tanggung jawab seminimal mungkin? → EXW bisa jadi pilihan.
  • Ingin memberikan layanan maksimal hingga pintu pembeli? → DDP cocok untuk itu.
  • Mau pakai transportasi laut saja? → Gunakan Incoterms seperti FOB, CIF, atau CFR.
  • Butuh kontrol penuh atas pengiriman dan asuransi? → CIP bisa jadi opsi.

Penting untuk dicatat, meskipun Incoterms bisa mengatur banyak hal, dokumen kontrak tetap menjadi dokumen utama. Incoterms hanya pelengkap agar pengiriman lebih jelas dan minim konflik.

Baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Kukuhkan Wisudawan, LLDIKTI Tekankan Profesionalisme dan Kemandirian


Apakah Incoterms Berlaku Secara Hukum?

Incoterms bukan hukum wajib negara tertentu, melainkan aturan standar internasional. Tapi jika sudah dicantumkan secara eksplisit dalam kontrak jual beli, maka Incoterms menjadi mengikat secara hukum antara kedua belah pihak.

Itulah kenapa penting sekali untuk mencantumkan versi Incoterms yang digunakan, misalnya:
"FOB Jakarta – Incoterms 2020"

Ini akan memperjelas ketentuan yang berlaku dan meminimalisir potensi sengketa di kemudian hari.

Penulis: Nur aini