Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Indeks Bisnis-27 Menguat Tipis Meski IHSG Ditutup Melemah

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Indeks Bisnis-27 Menguat Tipis Meski IHSG Ditutup Melemah

Penguatan Tipis Indeks Bisnis-27 di Tengah Koreksi IHSG

Pada Senin, 4 Agustus 2025, Indeks Bisnis-27 berhasil ditutup naik 0,14% ke level 509,74, meskipun IHSG mencatatkan pelemahan tajam sebesar 0,97% atau turun 73,12 poin ke posisi 7.464,65. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa indeks yang dikembangkan bersama Harian Bisnis Indonesia tersebut bergerak positif di tengah tekanan pasar saham secara umum.

Dalam perdagangan hari itu, dari total 27 konstituen indeks, tercatat 12 saham menguat, 13 saham melemah, dan 2 saham stagnan.


Saham-Saham Penyumbang Kenaikan Indeks Bisnis-27

Sejumlah emiten memberikan kontribusi positif terhadap penguatan indeks. Saham-saham tersebut di antaranya:

  • PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) naik 5,66% ke harga Rp224
  • PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) menguat 5,54% ke Rp1.620
  • PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) naik 5,58% ke Rp7.700
  • PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) meningkat 2,63% ke Rp2.340

Saham-saham tersebut mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek sektor media, kesehatan, manufaktur kertas, dan makanan minuman.


Saham Penekan Indeks dan Kondisi IHSG Hari Ini

Namun demikian, masih ada sejumlah saham yang menekan pergerakan indeks, di antaranya:

  • PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) turun 4,46% ke Rp2.570
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) turun 3,54% ke Rp9.550

Sementara itu, IHSG secara keseluruhan melemah signifikan. Indeks dibuka pada posisi 7.552,50 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 7.560,06, namun akhirnya terkoreksi di sesi penutupan.

Baca juga : Cara Cepat Temukan Dokumen Tanpa Bongkar Lemari Arsip


Statistik Pasar: Saham Naik, Turun, dan Kapitalisasi

Bursa mencatat total 347 saham menguat, 332 saham melemah, dan 277 saham stagnan pada perdagangan hari itu. Adapun kapitalisasi pasar (market cap) Bursa Efek Indonesia tercatat mencapai Rp13.405 triliun.


Analis: Potensi Lanjutan Tekanan pada IHSG

Menurut Valdy Kurniawan, Head of Research Phintraco Sekuritas, IHSG sempat melemah 0,33% ke level 7.512,9 pada sesi pertama perdagangan. Ia menambahkan, secara teknikal terdapat pelebaran negative slope pada indikator MACD, serta Stochastic RSI yang mengarah ke zona oversold, yang menjadi sinyal pelemahan lanjutan.

“Kami memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan tren negatif ke kisaran 7.500 – 7.450 pada sesi kedua,” jelas Valdy dalam laporan riset hariannya.

Baca juga: Wisuda Periode I 2025 Universitas Teknokrat: Cetak Generasi Siap Sambut Indonesia Emas


Disclaimer

Informasi dalam artikel ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan membeli atau menjual saham. Segala keputusan investasi merupakan tanggung jawab pembaca sepenuhnya. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas risiko kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.


Kata Kunci SEO:

Analisa teknikal IHSG

Indeks Bisnis-27 4 Agustus 2025

IHSG hari ini turun

Saham SCMA, HEAL, INKP naik

Prediksi pergerakan IHSG

Update saham hari ini

Penulis : Aqilah az-zahra