Laba Bersih COIN Tembus Rp25,5 Miliar Setelah Sebelumnya Menderita Rugi
PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) berhasil mencetak laba bersih mencapai Rp25,52 miliar pada semester pertama tahun 2025. Ini adalah pencapaian yang sangat signifikan, mengingat pada periode yang sama tahun sebelumnya perusahaan masih mencatatkan kerugian sebesar Rp1,99 miliar. Keberhasilan ini didorong oleh lonjakan pendapatan yang mencapai 18.758%, dari sebelumnya hanya Rp600 juta menjadi Rp113,14 miliar.
baca juga:Manchester United Menyusun Langkah Transfer untuk Carlos Baleb
Pendapatan Tumbuh Pesat Berkat Diversifikasi Layanan
Peningkatan pendapatan yang sangat besar ini terutama didorong oleh beberapa sumber pendapatan baru yang mencatatkan pertumbuhan signifikan. Pendapatan dari layanan transaksi aset kripto tercatat sebesar Rp94,28 miliar, sementara pendapatan dari jasa registrasi anggota bursa mencapai Rp1,75 miliar. Selain itu, layanan sewa perangkat lunak turut memberikan kontribusi dengan pendapatan Rp3,97 miliar, dan jasa tahunan keanggotaan mencapai Rp575 juta.
Pertumbuhan tertinggi dicatatkan oleh jasa penyimpanan aset kripto yang mencapai Rp12,57 miliar, jauh meningkat dibandingkan dengan Rp600 juta pada periode yang sama tahun lalu. Layanan ini beroperasi melalui PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), yang merupakan anak perusahaan COIN yang bergerak dalam layanan kustodian aset kripto.
Arus Kas Positif dan Pengurangan Liabilitas
Selama paruh pertama tahun 2025, COIN berhasil mengurangi liabilitas jangka pendek secara signifikan, dari Rp231,95 miliar pada akhir 2024 menjadi hanya Rp60,7 miliar pada 30 Juni 2025. Liabilitas jangka panjang juga mengalami penurunan, dari Rp3,04 miliar menjadi Rp1,04 miliar. Arus kas operasi perusahaan tercatat positif sebesar Rp71,17 miliar, berbalik dari posisi negatif Rp632 juta pada tahun sebelumnya.
Kinerja Positif dan Katalis Ekspansi di Pasar Aset Kripto
COIN juga berhasil melampaui pendapatan yang tercatat pada tahun 2024 hanya dalam enam bulan pertama 2025. Kinerja yang solid ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjalankan bisnis dan transformasi yang telah dijalani.
Selain itu, total aset COIN hingga Juni 2025 tercatat sebesar Rp1,37 triliun, meskipun sedikit menurun dari Rp1,52 triliun pada akhir 2024. Ekuitas perusahaan juga tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp1,31 triliun dari sebelumnya Rp1,29 triliun.
baca juga:Pengukuhan Mahasiswa Terbaik dan Teladan Bukti Komitmen Teknokrat Ciptakan SDM Unggul
Saham COIN Melonjak Drastis Pasca IPO
COIN, yang baru saja melakukan pencatatan saham perdana (IPO) pada 9 Juli 2025, berhasil menarik perhatian pasar dengan harga saham yang melonjak tajam. Pada saat penawaran awal, harga saham COIN dibanderol di level Rp100 per saham. Namun, pada perdagangan siang hari ini, saham COIN diperdagangkan di level Rp1.500 per saham, yang berarti kenaikan sebesar 1.400% dibandingkan harga penawaran perdana. Kapitalisasi pasar COIN juga mencatatkan lonjakan signifikan, dari Rp1,4 triliun pada hari pertama pencatatan menjadi Rp22 triliun pada perdagangan saat ini
penulis:lili rahma dini