Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Ingin Permintaan Anda Dikabulkan? Ini Trik Bahasa Sederhana dari Pakar Wharton Jonah Berger

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Ingin Permintaan Anda Dikabulkan? Ini Trik Bahasa Sederhana dari Pakar Wharton Jonah Berger

Siapa Jonah Berger dan Apa yang Ia Teliti?

Jonah Berger adalah profesor pemasaran di Wharton School, University of Pennsylvania, yang dikenal lewat penelitiannya tentang pengaruh sosial, komunikasi, dan persuasi. Dalam berbagai studi dan bukunya seperti “Contagious” dan “Magic Words”, Berger mengungkap bahwa kata-kata kecil dalam komunikasi dapat membawa dampak besar terhadap respons orang lain.

Baca juga : Resmi, Ini Link Download SKB 3 Menteri Libur 18 Agustus 2025

Bahasa yang Anda Gunakan Bisa Mengubah Hasil Permintaan

Menurut Berger, sering kali orang gagal mendapatkan apa yang mereka minta bukan karena isi pesannya salah, tapi karena cara menyampaikannya kurang efektif. Dengan melakukan sedikit perubahan pada kata-kata yang digunakan, Anda bisa meningkatkan peluang permintaan Anda dipenuhi.

Contoh Perbaikan Bahasa:

Alih-alih berkata:
“Bisa bantu saya?”
Coba ubah menjadi:
“Boleh saya minta bantuan kecil dari kamu?”

Perubahan ini tampak sepele, tetapi menurut Berger, kata seperti “kecil” mengurangi beban psikologis si penerima permintaan, membuat mereka lebih cenderung untuk menyetujuinya.

Kata-Kata Kecil, Dampak Besar: Prinsip Dasarnya

Berikut beberapa prinsip komunikasi persuasif menurut Berger:

  • Gunakan kata yang menumbuhkan identitas positif
    → Contoh: “Kamu tipe orang yang bisa diandalkan, kan?”
    Mengaktifkan identitas membuat orang ingin bersikap konsisten dengan citra positif itu.
  • Konkret lebih baik dari abstrak
    → Jelaskan permintaan dengan jelas dan spesifik, bukan samar atau umum.
  • Ubah permintaan jadi ajakan berkontribusi
    → “Kami butuh ide dari orang sepertimu” terasa lebih mengundang daripada “Kamu bisa bantu?”

Mengapa Ini Efektif? Penjelasan Ilmiahnya

Berger menjelaskan bahwa otak manusia bereaksi cepat terhadap sinyal sosial. Ketika suatu permintaan terasa ringan, positif, atau melibatkan identitas seseorang, itu memicu reaksi emosional dan kognitif yang lebih bersahabat. Inilah mengapa perubahan kecil dalam bahasa bisa mengubah hasil secara signifikan.

Baca juga : Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Ikuti Munas Aptisi VII di Bandung

Kesimpulan: Ubah Cara Bicara, Tingkatkan Pengaruh

Tidak perlu menjadi ahli retorika untuk membuat orang lain mendengarkan dan merespons permintaan Anda. Dengan memperbaiki kata-kata secara strategis, seperti yang diajarkan Jonah Berger, Anda bisa menjadi komunikator yang lebih persuasif dalam kehidupan sehari-hari—baik di kantor, keluarga, maupun lingkungan sosial.

Penulis : helen putri marsela