Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Innalillahi, Ragnar Oratmangoen Posting Anak Kecil Meninggal Dunia, Siapa Dia?

Kategori: Sport
Gambar untuk Innalillahi, Ragnar Oratmangoen Posting Anak Kecil Meninggal Dunia, Siapa Dia?

Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, mengunggah foto seorang anak kecil yang meninggal dunia lewat akun Instagram pribadinya pada 3 Agustus 2025. Unggahan tersebut langsung menyita perhatian publik. Banyak yang bertanya-tanya: siapa sebenarnya anak kecil yang dimaksud Ragnar?

Baca juga: Son Heung‑min Resmi Tinggalkan Tottenham Hotspur Setelah 10 Tahun

Unggahan Ragnar itu memperlihatkan foto seorang bocah yang diduga menjadi korban dari sebuah konflik kemanusiaan. Dalam caption-nya, Ragnar menulis doa singkat dan tanda duka cita. Belum diketahui secara pasti siapa anak tersebut, namun dari konteks unggahan dan komentar netizen, banyak yang meyakini bahwa bocah itu adalah korban dari kekerasan di wilayah konflik yang saat ini tengah jadi perhatian dunia.

Meski masih menjalani proses pemulihan cedera dan belum tampil di dua pekan awal Liga Belgia musim 2025–2026 bersama FCV Dender, Ragnar tetap menunjukkan kepekaannya terhadap isu-isu kemanusiaan. Unggahan itu memperlihatkan sisi lain dari Ragnar sebagai pribadi yang peduli, tidak hanya terhadap sepak bola, tapi juga terhadap penderitaan sesama manusia di belahan dunia lain.

Banyak netizen dan penggemar sepak bola Indonesia yang memberikan apresiasi dan dukungan moral kepada Ragnar atas unggahan tersebut. Mereka menilai bahwa sosok Ragnar layak jadi panutan, bukan hanya karena kontribusinya di lapangan hijau, tapi juga karena empatinya terhadap tragedi kemanusiaan.

Diketahui sebelumnya, Ragnar Oratmangoen belum masuk skuad FCV Dender di dua laga awal Liga Belgia karena masih dalam proses pemulihan cedera. Absennya Ragnar sejak akhir Maret 2025 sempat menimbulkan spekulasi, namun klub akhirnya memastikan bahwa Ragnar masih dalam masa penyembuhan.

Baca juga: 5 Kesalahan Routing yang Harus Dihindari di Jaringan

Dengan unggahan tersebut, Ragnar tidak hanya menyuarakan duka pribadi, tetapi juga mengingatkan publik akan pentingnya solidaritas dan empati terhadap tragedi yang menimpa anak-anak dan korban tak berdosa di berbagai penjuru dunia.

Penulis: Kayla Maharani