Penumpang Teriak Ada Bom Saat Pesawat Akan Lepas Landas
Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) saat seorang penumpang maskapai Lion Air rute Jakarta-Kualanamu berinisial H (41) berteriak soal adanya bom di dalam pesawat. Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu, 2 Agustus 2025, pukul 18.35 WIB, saat pesawat sedang bersiap lepas landas dari Terminal 1A.
baca: Anies Baswedan Dampingi Tom Lembong Bebas, Rayakan Abolisi dari Presiden Prabowo
H Langsung Diamankan Petugas Keamanan Bandara
Pria berusia 41 tahun tersebut langsung diamankan oleh petugas keamanan bandara dan dibawa ke ruang OIC (Operation Information Center) untuk dimintai keterangan. Saat diamankan, H terlihat mengenakan kaos krem dan celana pendek, serta membawa koper kecil.
Foto-foto Penangkapan: H Dibawa ke Ruang Pemeriksaan
Dalam beberapa foto yang beredar, H tampak duduk di ruang pemeriksaan bersama sejumlah petugas. Penampilannya terlihat santai, namun suasana di sekitar lokasi berlangsung serius dan terkendali.
Pemeriksaan Intensif oleh Penyidik Gabungan
Polisi dan Kementerian Perhubungan Lakukan Pemeriksaan Lanjutan
Kapolresta Bandara Soetta Kombes Ronald Sipayung menyatakan bahwa pria tersebut kini sedang dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik gabungan dari Polresta Bandara Soetta dan PPNS Kementerian Perhubungan. Polisi masih menyelidiki motif dan kemungkinan keberadaan bahan berbahaya.
Candaan Soal Bom Termasuk Tindak Pidana
Ronald menegaskan bahwa berdasarkan UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, candaan atau pernyataan palsu mengenai ancaman bom di dalam pesawat dikategorikan sebagai tindak pidana yang dapat dikenakan sanksi tegas.
Situasi Bandara Soekarno-Hatta Tetap Kondusif
Penumpang Telah Diterbangkan ke Tujuan Akhir
Setelah insiden tersebut, seluruh penumpang Lion Air sempat diturunkan dari pesawat untuk proses pengecekan keamanan. Pihak maskapai memastikan bahwa seluruh penumpang telah diterbangkan kembali ke tujuan semula, yaitu Bandara Kualanamu.
Bandara Soetta Beroperasi Normal Kembali
Kombes Ronald menyampaikan bahwa situasi Bandara Soekarno-Hatta telah kembali kondusif dan tidak terjadi gangguan terhadap operasional penerbangan lainnya. Prosedur keamanan juga terus diperketat untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna jasa bandara.
baca:Dosen Tetap FTIK Universitas Teknokrat Indonesia Raih Gelar Doktor dari UGM
Ancaman Bom di Pesawat: Bukan Candaan, Tapi Ancaman Serius
Kasus ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat bahwa menyampaikan informasi palsu tentang bom di pesawat, bahkan jika dalam konteks bercanda, adalah tindakan berbahaya dan melanggar hukum. Aparat kepolisian dan otoritas bandara akan menindak tegas setiap bentuk ancaman terhadap keselamatan penerbangan.
penulis: inziria