Meskipun 1. FC Schweinfurt meraih kemenangan 1-0 atas Union Berlin dalam pertandingan persahabatan, laga ini menjadi tercemar oleh insiden rasis yang ditujukan kepada dua pemain Schweinfurt, Michael Dellinger dan Uche Obiogumu. Kedua pemain tersebut dihina secara rasial oleh seorang suporter Union Berlin selama pertandingan yang berlangsung di Herzogenaurach.
Baca juga: Event Lari Internasional Hadir di Bali, Meningkatkan Sport Tourism Indonesia
Hinaan Rasial Terhadap Pemain Schweinfurt
Menurut laporan dari Bild, Dellinger dan Obiogumu diteriaki dengan kata-kata "babi hitam" oleh suporter Union. Dellinger menjadi sasaran hinaan tersebut setelah melakukan tekel, sementara Obiogumu dihina tepat sebelum penalti yang menghasilkan gol kemenangan Schweinfurt. Sayangnya, meskipun ada teriakan rasial, pertandingan tidak dihentikan karena wasit, Felix Wagner, tampaknya tidak mendengar kejadian tersebut dan tidak ada reaksi dari para pemain di lapangan.
Respons Polisi dan Klub
Setelah pertandingan, pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi pelaku hinaan tersebut. Pelaku telah diinterogasi dan sebuah pengaduan pidana telah diajukan, dengan penyelidikan kini sedang berlangsung.
Baca juga: Monitor Kerja Ideal: Produktivitas Meroket, Mata Tetap Nyaman!
Presiden Union Berlin, Dirk Zingler, dengan tegas mengutuk perilaku tersebut. "Orang rasis itu idiot – meskipun mereka memakai seragam Union. Siapa pun yang merendahkan orang lain tidak pantas bersama kami. Siapa pun yang mempermasalahkan hal itu harus pergi. Union berdiri untuk solidaritas, bukan kebencian," ujar Zingler. Meskipun klub telah mengutuk tindakan tersebut, Union Berlin kini berisiko menghadapi denda dari DFB (Asosiasi Sepak Bola Jerman) terkait insiden ini.
Tanggapan 1. FC Schweinfurt
Hingga saat ini, 1. FC Schweinfurt belum memberikan komentar resmi mengenai insiden tersebut.
Penulis: Kayla Maharani