Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Inter Milan Menang 2-1 atas AS Monaco Meski Bermain dengan 10 Pemain

Gambar untuk Inter Milan Menang 2-1 atas AS Monaco Meski Bermain dengan 10 Pemain

AS Monaco Buka Keunggulan Cepat Lewat Akliouche

Pertandingan baru berjalan dua menit ketika AS Monaco berhasil mencetak gol pertama melalui tendangan jarak jauh Maghnes Akliouche. Gol cepat ini memberikan tekanan awal bagi Inter Milan.

baca juga : Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Hadiri Konvensi Sains Teknologi dan Industri, Simak Paparan Presiden Prabowo Subianto


Inter Milan Bertahan dengan 10 Pemain Setelah Kartu Merah

Pada menit ke-36, Hakan Çalhanoğlu menerima kartu kuning kedua sehingga membuat Inter harus bermain dengan 10 pemain. Kondisi ini memaksa Nerazzurri lebih fokus bertahan dan mengatur strategi.


Lautaro Martínez dan Bonny Bawa Inter Balik Unggul

Di babak kedua, Lautaro Martínez berhasil menyamakan skor pada menit ke-60, memanfaatkan peluang yang tercipta. Kemudian, Ange-Yoan Bonny mencetak gol kemenangan di menit ke-80, memastikan Inter membawa pulang tiga poin penting.


Statistik Pertandingan: Monaco Kuasai Bola, Inter Lebih Efektif

Monaco Unggul dalam Penguasaan Bola tapi Kurang Produktif

AS Monaco menguasai 61% penguasaan bola dan melepaskan 23 tembakan, namun mereka gagal mengonversi peluang menjadi gol lebih banyak. Sementara itu, Inter memaksimalkan peluang yang ada dengan baik meski dalam tekanan jumlah pemain.

baca juga : Mahasiswa dan Dosen Teknokrat pamerkan Produk Penelitian Unggulan di KSTI Indonesia 2025


Ringkasan Laga Monaco vs Inter Milan

KategoriDetail
Skor AkhirAS Monaco 1 - 2 Inter Milan
GolAkliouche (2’), Lautaro Martínez (60’), Bonny (80’)
Kartu MerahHakan Çalhanoğlu (Inter, menit ke-36)
Penguasaan BolaMonaco 61%
Efektivitas InterTinggi meski bermain dengan 10 pemain

Kesimpulan: Mental Juara Inter Teruji

Kemenangan ini menunjukkan ketangguhan Inter Milan yang mampu mengatasi situasi sulit, bermain dengan 10 orang, dan tetap meraih hasil positif di pertandingan penting melawan Monaco.

penulis : Dylan Fernanda