Setelah timnya, Universitas Cluj, kalah 2-1 dari Universitas Craiova di Liga Konferensi Eropa, pelatih Ioan Ovidiu Sabău berbicara tentang kekalahan tersebut dan menganalisis penampilan timnya dalam wawancara pasca-pertandingan. Ia mengakui bahwa meskipun timnya tampil solid selama 60-65 menit pertama, mereka gagal mengelola permainan dengan baik di akhir pertandingan, yang menyebabkan mereka kebobolan dua gol di menit-menit terakhir.
Baca juga: Menuju Era Euro, Harga Barang Kebutuhan Menjelang Juli
"Kami Tidak Bisa Mengatasinya" - Kekecewaan Sabău
Dalam wawancara singkat, Sabău menyatakan bahwa ia kecewa dengan penampilan beberapa pemainnya, yang kurang terlibat dalam permainan setelah menit ke-60. Ia mengatakan, “Saya rasa kami bermain cukup baik selama 60-65 menit, kami terorganisir dengan baik, tetapi setelah itu, beberapa pemain tidak menunjukkan mentalitas yang diperlukan dalam pertandingan seperti ini. Tanpa pemain bertahan yang solid, sangat sulit untuk tampil baik dalam pertandingan seperti ini.”
Ia juga mengungkapkan kekecewaannya karena timnya gagal mengelola situasi dengan baik pada menit-menit terakhir, yang berujung pada gol yang dicetak oleh Al-Hamlawi pada menit ke-87 dan 90+1, serta gol sebelumnya oleh Miguel Silva di menit ke-32 yang sempat membawa timnya memimpin.
Harapan untuk Perbaikan dalam Pertandingan Berikutnya
Mendekati pertandingan balasan melawan Ararat-Armenia, Sabău berharap para pemainnya dapat menunjukkan motivasi yang lebih besar dan tampil dengan semangat juang yang lebih tinggi. “Saya ingin suasana hati yang berbeda. Kami harus bisa mengelola menit-menit terakhir dengan cara yang lebih baik, dan saya berharap menemukan pemain yang termotivasi dan mampu berlari. Saya ingin melihat lebih banyak keterlibatan dari pemain dan komitmen mereka dalam berjuang untuk lolos,” ujar Sabău.
Keterlambatan dalam Mendapatkan Pemain Baru
Selain itu, Sabău juga mengungkapkan kekecewaannya terkait lambatnya proses perekrutan pemain baru, khususnya Marius Ștefănescu. “Saya sebenarnya ingin Marius Ștefănescu, tetapi mungkin kami terlambat memasuki persaingan ini. Jika ada banyak tim yang bersaing, sangat sulit untuk mengatasi hal itu,” katanya.
Baca juga: Kenali Routing dengan Mudah: Dasar dan Penerapannya
Ia menambahkan bahwa investasi semacam itu seharusnya sudah dilakukan satu atau dua bulan yang lalu, mengingat bahwa kondisi finansial tim sangat penting bagi para pemain. “Kami tidak mampu bersaing dalam hal ini saat ini, karena tim lain lebih siap dalam menawarkan kondisi yang lebih baik,” tutup Sabău.
Penulis: Kayla Maharani