Pemerintah Tegas Lindungi Anak dari Konten Kekerasan
Jakarta – Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan pemerintah tidak ragu memblokir situs atau platform game online, termasuk Roblox, jika ditemukan banyak unsur kekerasan. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi anak-anak Indonesia dari pengaruh negatif konten digital.
Prasetyo menambahkan, ancaman pemblokiran tidak hanya berlaku untuk Roblox, tetapi juga untuk permainan online lain yang kontennya melebihi batas wajar dan berpotensi memengaruhi perilaku anak-anak.
Baca juga:Marc Marquez Berpotensi Lewati Rekor Valentino Rossi dan Giacomo Agostini, Legenda Agostini Pasrah
Koordinasi Pemerintah dengan Kemenkominfo
Menurut Prasetyo, evaluasi terhadap konten kekerasan ini rutin dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkominfo). Evaluasi tidak hanya mencakup game, tetapi juga film, aplikasi media sosial, dan siaran televisi.
Mendikdasmen Larang Anak Bermain Roblox
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, juga menegaskan larangan anak-anak bermain Roblox. Menurut Mu’ti, game ini mengandung kekerasan yang bisa ditiru oleh anak-anak. Pernyataan ini disampaikan saat meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SDN Cideng 02, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2025).
“Kalau main HP, tidak boleh menonton kekerasan. Yang di situ ada berantemnya atau kata-kata yang jelek, jangan ditonton. Nah yang main Roblox itu jangan main, karena tidak baik,” kata Mu’ti, dikutip dari Antara News.
Baca juga:Wisuda Periode I 2025 Universitas Teknokrat: Cetak Generasi Siap Sambut Indonesia Emas
Roblox: Platform Gaming Populer di Kalangan Anak
Roblox merupakan platform game yang memungkinkan pemain membuat dan memainkan berbagai jenis permainan secara virtual. Gamer tidak hanya memainkan game yang sudah ada, tetapi juga dapat menciptakan game sendiri, sehingga konten yang tersedia sangat beragam.
Pemerintah menekankan pentingnya mengawasi dan membatasi akses anak-anak terhadap konten yang tidak pantas, termasuk dalam dunia game online, agar generasi muda Indonesia tumbuh dengan aman dan positif.
Penulis: Nur aini