Pendahuluan
MotoGP Austria 2025 akan segera hadir dengan balapan seru di Sirkuit Spielberg, Austria, pada 15-17 Agustus 2025. Balapan ini dapat disaksikan secara langsung di Trans7 dan juga melalui live streaming TV online SPOTV di Vidio.com (berbayar). Berikut adalah jadwal lengkap dan jam tayang untuk MotoGP Austria 2025 yang bisa kamu saksikan malam hari.
Baca Juga: Nikita Mirzani Meledak di Sidang, Tuding Jaksa dan Hakim Diatur Reza Gladys
Jadwal MotoGP Austria 2025: Siaran Langsung dan Live Streaming
MotoGP Austria 2025 akan menjadi seri ke-13 dalam ajang MotoGP 2025. Berikut adalah jadwal lengkap beserta jam tayang acara yang dapat kamu saksikan baik di Trans7 maupun live streaming SPOTV melalui Vidio.com.
Jumat, 15 Agustus 2025
- 13:30-13:45 WIB – Free Practice MotoE
- 14:00-14:35 WIB – Free Practice 1 Moto3
- 14:50-15:30 WIB – Free Practice 1 Moto2
- 15:45-16:30 WIB – Free Practice 1 MotoGP
- 17:35-17:50 WIB – Practice MotoE
- 18:15-18:50 WIB – Practice Moto3
- 19:05-19:45 WIB – Practice Moto2
- 20:00-21:00 WIB – Practice MotoGP
- 22:00-22:10 WIB – Kualifikasi 1 MotoE
- 22:20-22:30 WIB – Kualifikasi 2 MotoE
Sabtu, 16 Agustus 2025
- 13:40-14:10 WIB – Free Practice 2 Moto3
- 14:25-14:55 WIB – Free Practice 2 Moto2
- 15:10-15:40 WIB – Free Practice 2 MotoGP
- 15:50-16:05 WIB – Kualifikasi 1 MotoGP
- 16:15-16:30 WIB – Kualifikasi 2 MotoGP
- 17:15 WIB – Race 1 MotoE (7 Laps)
- 17:50-18:05 WIB – Kualifikasi 1 Moto3
- 18:15-18:30 WIB – Kualifikasi 2 Moto3
- 18:45-19:00 WIB – Kualifikasi 1 Moto2
- 19:10-19:25 WIB – Kualifikasi 2 Moto2
- 20:00 WIB – Sprint Race MotoGP Austria (14 Laps) [Siaran Tunda di Trans7]
- 21:10 WIB – Race 2 MotoE (7 Laps)
Minggu, 17 Agustus 2025
- 16:00 WIB – Race Moto3 (20 Laps)
- 17:15 WIB – Race Moto2 (23 Laps)
Marc Marquez Pilih Lima Rival Impian di Grid MotoGP
Marc Marquez, pembalap andalan Ducati, baru-baru ini mengungkapkan daftar lima rival impiannya di grid MotoGP. Dalam wawancara eksklusif, Marquez memilih Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, Casey Stoner, dan Mick Doohan sebagai rival yang dianggapnya sebagai tantangan terbesar dalam karier balapnya.
Dani Pedrosa: Mentor dan Rival
Marquez banyak belajar dari Dani Pedrosa, yang pernah menjadi rekan satu timnya di Honda. Marquez mengakui bahwa Pedrosa mengajarinya cara mengendarai motor MotoGP dengan cepat, meskipun memiliki kekurangan dalam hal tinggi badan dan kekuatan.
Rivalitas dengan Lorenzo dan Rossi
Rivalitas Marquez dengan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi sudah melegenda. Lorenzo menjadi satu-satunya pembalap yang berhasil mengalahkan Marquez pada musim 2013, sementara Rossi dan Marquez sering berhadapan di banyak balapan sengit, terutama pada musim 2015 hingga 2016.
Mick Doohan dan Casey Stoner: Pembalap Legendaris
Selain Pedrosa dan Lorenzo, Marquez juga mengidolakan Mick Doohan dan Casey Stoner. Doohan, yang dominan di era 500cc, serta Stoner yang dikenal karena kehebatannya di Honda, menjadi inspirasi besar bagi Marquez. Meski demikian, Marquez menganggap pertarungan dengan Stoner akan menjadi salah satu momen "bagaimana jika" terbesar dalam sejarah MotoGP.
Marc Marquez Dominasi Musim 2025 dengan Keunggulan Poin
Meski beberapa kali mengalami kecelakaan di awal musim, Marc Marquez kini memimpin klasemen dengan keunggulan 120 poin, setelah memenangkan delapan Grand Prix dan 11 Sprint Race pada tahun 2025. Marquez juga menjadi pembalap pertama Ducati yang memenangkan lima Grand Prix berturut-turut.
Marquez mengakui bahwa musim ini masih jauh dari sempurna, dan dia terus belajar dari setiap kesalahan. Meskipun keunggulannya nyaman, Marquez tetap fokus pada setiap balapan untuk meraih gelar MotoGP ketujuh.
Baca Juga: Bagaimana Teknologi Modern Mengoptimalkan Pengelolaan Perpustakaan?
Kesimpulan
MotoGP Austria 2025 akan menjadi ajang balapan yang penuh dengan aksi seru di Sirkuit Spielberg, Austria. Dengan jadwal yang lengkap dan jam tayang yang sudah disiapkan, penggemar MotoGP dapat menantikan serangkaian latihan, kualifikasi, dan balapan utama. Selain itu, persaingan sengit di grid MotoGP, terutama dengan nama-nama besar seperti Marc Marquez, akan terus menghidupkan gairah balapan sepanjang musim.
Penulis: Afira Farida Fitriani