Jaksa di Korea Selatan pada Kamis (7/8/2025) mengajukan permohonan surat perintah penangkapan untuk mantan ibu negara, Kim Keon Hee. Permohonan ini datang setelah serangkaian interogasi terhadapnya terkait tuduhan penyuapan dan manipulasi saham.
Permohonan Surat Perintah Penangkapan untuk Kim Keon Hee
Permintaan surat perintah penangkapan ini dilontarkan setelah Kim Keon Hee, yang juga istri dari mantan Presiden Yoon Suk Yeol, menjalani pemeriksaan selama beberapa jam. Jaksa khusus Oh Jung-hee mengungkapkan bahwa surat perintah itu diajukan sekitar pukul 13.21, dengan tuduhan melibatkan pelanggaran hukum pasar modal, manipulasi saham, dan pelanggaran hukum dana politik.
Jika permohonan ini dikabulkan, ini akan menjadi momen bersejarah, di mana mantan Presiden dan ibu negara Korea Selatan sama-sama ditangkap.
baca juga Pengukuhan Mahasiswa Terbaik dan Teladan Bukti Komitmen Teknokrat Ciptakan SDM Unggul
Tuduhan Terhadap Kim Keon Hee: Penyuapan dan Manipulasi Saham
Kim Keon Hee telah lama menjadi pusat kontroversi. Dia dituduh terlibat dalam manipulasi saham yang merugikan pasar modal serta pelanggaran terkait dana politik. Selain itu, sebuah video yang viral pada 2022 memperlihatkan Kim menerima tas tangan merek Dior dari seorang penggemar yang mengaku dirinya, yang kemudian memicu kritik dari publik.
Kim juga dituduh mencampuri pencalonan anggota parlemen dalam partai politik suaminya, Yoon Suk Yeol, yang dianggap melanggar hukum pemilu.
Penolakan terhadap Interogasi Presiden Yoon Suk Yeol
Meskipun ada permintaan untuk menginterogasi Yoon Suk Yeol terkait tuduhan terhadap istrinya, upaya tersebut gagal pada hari Kamis. Jaksa menyebutkan bahwa "perlawanan keras tersangka dan kekhawatiran tentang potensi cedera" menjadi alasan kegagalan ini, meski tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. Hal serupa terjadi minggu lalu, ketika Yoon melawan dengan cara berbaring di lantai selnya hanya mengenakan pakaian dalam.
Reaksi Kim Keon Hee: Permintaan Maaf dan Penyangkalan Tuduhan
Kim Keon Hee, yang berusia 52 tahun, meminta maaf kepada publik setelah menjalani pemeriksaan di kantor kejaksaan pada hari Rabu. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan permohonan maafnya meski merasa bukan orang penting yang menjadi sorotan. Namun, Kim membantah semua tuduhan yang diajukan terhadapnya selama pemeriksaan.
Kontroversi Seputar Mantan Presiden Yoon Suk Yeol
Tuduhan terhadap Kim Keon Hee berkaitan erat dengan pemerintahan suaminya, Yoon Suk Yeol, yang saat itu menjabat sebagai Presiden. Yoon menghadapi kontroversi besar setelah memveto tiga rancangan undang-undang yang disahkan oleh parlemen yang dikuasai oposisi, yang bertujuan menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Kim. Setelah itu, Yoon mengumumkan darurat militer pada bulan Desember, yang sempat mengguncang pemerintahan sipil.
Pada bulan April, Yoon Suk Yeol dimakzulkan dan dicopot dari jabatannya karena penerapan darurat militer yang akhirnya memicu pemilihan umum dadakan pada bulan Juni
Penulis : Tanjali Mulia Nafisa