Logo Universitas Teknokrat Indonesia

JB Financial Group Raih Peringkat Tertinggi 'AAA' dalam Penilaian ESG MSCI

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk JB Financial Group Raih Peringkat Tertinggi 'AAA' dalam Penilaian ESG MSCI

Diakui Global sebagai Pemimpin ESG di Sektor Perbankan

JB Financial Group mengumumkan bahwa mereka telah berhasil meraih peringkat tertinggi ‘AAA’ dalam evaluasi Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dilakukan oleh lembaga pemeringkat global Morgan Stanley Capital International (MSCI).

MSCI melakukan penilaian keberlanjutan terhadap sekitar 8.500 perusahaan terdaftar secara global setiap tahunnya. Evaluasi ini mencakup tujuh tingkat peringkat, mulai dari CCC hingga AAA, di mana hanya 9% institusi perbankan teratas yang berhasil mendapatkan peringkat AAA, menjadikannya simbol tertinggi dalam praktik ESG di industri keuangan.

baca juga : AI yang Meniru Manusia Membuat Sam Altman Takut, Tapi OpenAI Tak Ingin Regulasi Lebih Lanjut

Skor Tinggi untuk Keuangan Hijau, SDM, dan Tata Kelola

JB Financial Group memperoleh nilai menonjol dalam beberapa aspek ESG strategis, antara lain:

  • Inisiatif keuangan hijau
  • Pengembangan sumber daya manusia
  • Peningkatan akses layanan keuangan yang inklusif
  • Penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan transparan

Pencapaian ini menunjukkan komitmen JB Financial dalam mendorong praktik bisnis berkelanjutan dan bertanggung jawab secara sosial di seluruh unit usaha mereka.

Struktur Manajemen ESG yang Terintegrasi

Untuk memastikan pelaksanaan ESG berjalan efektif, JB Financial menjalankan dua struktur penting dalam pengelolaan keberlanjutan:

  1. Komite ESG, yang sepenuhnya terdiri dari anggota dewan direksi
  2. Dewan ESG, berisi eksekutif utama dan staf dari perusahaan induk serta seluruh afiliasi

Struktur ini memungkinkan implementasi strategi ESG dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi di semua lini perusahaan.

Pelopor Perbankan dalam Energi Terbarukan dan Produk Hijau

Pada tahun 2024, JB Financial mencatat sejarah sebagai bank pertama di Korea Selatan yang menandatangani Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik (PPA) untuk energi terbarukan melalui dua anak usahanya, Jeonbuk Bank dan Gwangju Bank.

Tidak hanya itu, mereka juga meluncurkan produk pinjaman RE100 pertama di sektor swasta Korea, khusus untuk mendukung penggunaan energi bersih oleh pelaku bisnis.

Langkah ini memperkuat posisi JB Financial sebagai pelopor dalam transisi menuju ekonomi hijau di sektor keuangan komersial.

Komitmen Sosial Lewat Program Sukarelawan 'Team Seed'

Selain fokus pada aspek lingkungan dan tata kelola, JB Financial juga aktif dalam kontribusi sosial. Melalui organisasi sukarelawan internal “Team Seed”, yang didorong oleh partisipasi karyawan, grup ini memberikan dukungan nyata kepada:

  • Anak-anak dari keluarga prasejahtera
  • Remaja rentan
  • Pekerja migran yang membutuhkan bantuan sosial

Inisiatif ini menunjukkan bahwa ESG di JB Financial tidak hanya menjadi strategi bisnis, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat luas.

baca juga : Rektor UTI mendapatkan ucapan Selamat dari Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) RI

ESG JB Financial Terus Mendapat Pengakuan Internasional

Capaian ini menyusul keberhasilan JB Financial sebelumnya yang berhasil masuk ke dalam Dow Jones Sustainability Korea Index pada tahun lalu, yang turut memperkuat pengakuan terhadap kinerja ESG mereka yang konsisten dan terukur.

“Peringkat AAA dari MSCI merupakan validasi global terhadap langkah ESG kami,” ujar juru bicara JB Financial Group.
“Kami akan terus memimpin dengan praktik ESG yang nyata, melalui manajemen keberlanjutan yang bermakna dan berdampak.”


Kesimpulan:
Dengan capaian peringkat AAA dari MSCI dan beragam inisiatif strategis di bidang lingkungan, sosial, serta tata kelola, JB Financial Group menegaskan posisinya sebagai pemimpin ESG di sektor perbankan global. Komitmen mereka dalam mendorong keuangan hijau dan kontribusi sosial menciptakan standar baru bagi industri keuangan yang ingin berkelanjutan sekaligus inklusif.


penulis : Ginasti kurniasih trifosa