Joao Neves Dilarang Main Karena Kartu Merah di Final Piala Dunia Antarklub
Gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Joao Neves, mendapat sanksi berat usai menerima kartu merah di final Piala Dunia Antarklub 2025. Akibat insiden ini, Neves harus absen dalam pertandingan Piala Super Eropa 2025 mendatang.
Baca juga:Bukan Mathew Baker, Timnas U-17 Indonesia Punya Wonderkid Baru Didikan Australia
Kronologi Insiden Kartu Merah Joao Neves
Sanksi diberikan karena insiden yang terjadi saat laga final Piala Dunia Antarklub melawan Chelsea pada Juli 2025. Pada menit ke-85, Joao Neves tertangkap kamera Video Assistant Referee (VAR) menarik rambut bek Chelsea, Marc Cucurella. Wasit pun mengeluarkan kartu merah, membuat PSG harus bermain dengan 10 pemain dan akhirnya kalah 0-3.
Detail Hukuman dan Dampaknya pada PSG
Menurut laporan TalkSPORT, Joao Neves dijatuhi larangan bermain selama dua pertandingan di semua kompetisi yang diikuti PSG. Akibatnya, pemain berusia 20 tahun itu tidak bisa tampil di laga Piala Super Eropa melawan Tottenham Hotspur pada 14 Agustus 2025 dan pertandingan perdana Ligue 1 melawan Nantes pada 18 Agustus 2025.
Pelatih Luis Enrique Siapkan Program Latihan Khusus Tanpa Joao Neves
Pelatih PSG, Luis Enrique, diketahui menyiapkan program latihan khusus untuk mengantisipasi absennya Neves di pertandingan penting tersebut. Fokusnya adalah memastikan tim tetap solid dan mampu beradaptasi tanpa kehadiran gelandang muda ini.
Baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Wisuda 2025: Cetak Lulusan Unggul dan Berdaya Saing Global
Fokus Joao Neves Jaga Kondisi Saat Menjalani Sanksi
Selama masa sanksi, Joao Neves fokus menjaga kebugaran agar bisa segera kembali membela PSG. Ia diperkirakan akan comeback pada pertandingan Liga Prancis tanggal 23 Agustus saat PSG menjamu Angers.
Penulis: Nur aini