Pendahuluan
Keuangan Terdesentralisasi (DeFi) mencatatkan lonjakan yang signifikan pada bulan Juli 2025, dengan likuiditas terkunci mencapai rekor $270 miliar. Kenaikan ini sebagian besar didorong oleh perkembangan saham tokenisasi yang menarik perhatian para investor. Namun, meskipun DeFi berkembang, aktivitas pengguna di pasar NFT juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan volume perdagangan NFT meningkat hampir 100%. Laporan ini akan membahas tren terbaru ini dan perubahan pola minat pengguna dalam dunia kripto.
Baca juga : Debian untuk Produktivitas Tinggi: Ini Triknya!
Pertumbuhan Likuiditas DeFi dan Saham Tokenisasi
Peningkatan Likuiditas Terkunci
Pada bulan Juli 2025, total nilai terkunci (TVL) dalam protokol DeFi melonjak hingga 30% dari bulan ke bulan, mencapai angka $270 miliar. Salah satu faktor utama yang memengaruhi kenaikan ini adalah meningkatnya saham tokenisasi. Data dari DappRadar menunjukkan bahwa jumlah dompet aktif untuk saham tokenisasi melonjak drastis, dari sekitar 1.600 menjadi lebih dari 90.000, yang turut mendorong kapitalisasi pasar saham tokenisasi naik 220%.
NFT Menjadi Pilihan Utama Pengguna
Meski sektor DeFi menunjukkan peningkatan likuiditas, perhatian pengguna semakin beralih ke pasar NFT (Non-Fungible Tokens). Pada bulan Juli 2025, volume perdagangan NFT melonjak 96% menjadi $530 juta, sementara harga rata-rata NFT juga mengalami lonjakan dua kali lipat, mencapai sekitar $105. Kenaikan ini menunjukkan adanya ketertarikan yang terus berkembang terhadap koleksi digital unik.
Blur Mendominasi Pasar NFT
Marketplace NFT berbasis Ethereum, Blur, mencatatkan dominasi besar dengan menguasai hingga 80% volume perdagangan NFT harian. Sementara itu, OpenSea tetap menjadi pemain penting dengan jumlah pedagang aktif mencapai sekitar 27.000. Zora, dengan fokus pada token layer 2 untuk kreator, juga meraih perhatian yang signifikan berkat biaya pencetakan yang lebih rendah.
Brand Terkenal Beralih ke NFT
Merek-merek besar, seperti Nike.SWOOSH yang bekerja sama dengan EA Sports untuk meluncurkan sneaker virtual, serta Louis Vuitton dan Rolex, terus bereksperimen dengan teknologi NFT. Coca-Cola di Tiongkok juga telah meluncurkan uji coba untuk otentikasi produk menggunakan NFT, memperlihatkan bahwa NFT semakin menjadi bagian dari strategi pemasaran global.
Perubahan dalam Volume Perdagangan NFT
Pemulihan Pasar NFT pada Juli 2025
Volume perdagangan NFT pada bulan Juli 2025 meningkat sekitar 36%, mencapai $530 juta dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya tercatat $389 juta. Meskipun demikian, angka tersebut masih jauh di bawah puncak tertinggi pasar NFT pada Januari 2025 yang sempat mencapai $997 juta.
Perdagangan NFT Masih Di Bawah Puncak Tertinggi
Volume perdagangan NFT, meskipun mengalami pemulihan, masih menunjukkan performa yang lebih rendah dibandingkan dengan puncak pasar pada tahun 2021. DappRadar melaporkan bahwa volume perdagangan NFT turun 19% dari tahun ke tahun, sementara jumlah penjualan turun sekitar 18%. Tahun 2024 menjadi salah satu tahun terlemah untuk pasar NFT sejak 2020.
Koleksi CryptoPunks Kembali Menarik Perhatian
Minat terhadap koleksi NFT legendaris seperti CryptoPunks mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Data dari NFT Floor Price menunjukkan bahwa koleksi berbasis Ethereum ini telah mengalami kenaikan harga lebih dari 25% dalam sebulan terakhir. Bahkan, dalam 24 jam terakhir, sembilan dari sepuluh penjualan NFT teratas adalah CryptoPunk, dengan hanya satu penjualan non-Punk yang berasal dari NFT artis Web3, Beeple.
Investasi Institusional dalam Kripto: Saham Bitcoin BlackRock
Harvard Investasi dalam ETF Bitcoin
Sementara itu, dalam dunia investasi institusional, Harvard Management Company, yang mengelola dana abadi universitas senilai $53 miliar, mengungkapkan investasinya dalam dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin milik BlackRock. Pada laporan yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada 30 Juni 2025, Harvard mengungkapkan kepemilikan sekitar 1,9 juta lembar saham iShares Bitcoin ETF yang bernilai lebih dari $116 juta.
Meningkatnya Permintaan untuk ETF Bitcoin
Langkah SEC yang baru-baru ini menyetujui perdagangan ETF Bitcoin dari BlackRock dan 10 dana lainnya turut mendorong permintaan terhadap produk investasi kripto ini. Menurut data, ETF tersebut telah berkembang dengan aset bersih lebih dari $86 miliar pada bulan Agustus 2025, dan SEC juga meningkatkan jumlah kontrak opsi yang dapat diperdagangkan, meningkatkan permintaan untuk instrumen ini.
Protokol DeFi Baru di XRP Ledger
XRP Ledger dan Protokol Doppler Finance
Dalam upaya untuk membangkitkan pasar XRP senilai $200 miliar, Doppler Finance menutup putaran pendanaan awal sebesar $3 juta untuk membangun "XRPfi" — sebuah lapisan keuangan yang ditujukan untuk XRP Ledger. Protokol ini bertujuan untuk membuka potensi likuiditas yang terbengkalai di XRP Ledger dan mendukung adopsi institusional.
Peningkatan Infrastruktur XRP Ledger
XRP Ledger, meskipun memiliki kapitalisasi pasar yang besar, belum dapat memaksimalkan potensinya. Doppler Finance berusaha mengatasi tantangan ini dengan menyediakan infrastruktur yang memungkinkan adopsi institusional dan menawarkan solusi keuangan berbasis blockchain yang memenuhi standar regulasi.
Masa Depan Keuangan Kripto
Doppler Finance berfokus pada pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan aman dalam sektor DeFi, dengan menekankan transparansi dan pengendalian risiko. Dengan berintegrasi dengan kustodian institusional terkemuka seperti Fireblocks dan Bitgo, Doppler berharap dapat membawa adopsi DeFi lebih dekat kepada pasar institusional besar, serta memungkinkan investasi dalam ekosistem XRP.
Baca juga : Rektor Universitas Teknokrat Indonesia hadiri KSTI Indonesia 2025 keynote Speech Bapak Prabowo Subianto
Kesimpulan
DeFi terus berkembang dengan likuiditas yang melonjak, sementara pasar NFT tetap menarik perhatian banyak pengguna. Sementara itu, investasi institusional dalam kripto semakin memperkuat posisi pasar digital, dan proyek-proyek baru di blockchain seperti XRP Ledger menunjukkan potensi besar untuk adopsi di masa depan. Pasar ini sedang berada dalam fase transisi, dan baik DeFi maupun NFT memiliki peran besar dalam menentukan arah industri kripto yang lebih luas.
Penulis : adilah az-zahra