Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Kaligata Bikin Gatal? Begini Cara Redakan Gatal dan Bentol

Kategori: Health
Gambar untuk Kaligata Bikin Gatal? Begini Cara Redakan Gatal dan Bentol

Kaligata, atau yang sering disebut biduran, adalah masalah kulit yang umum terjadi dan bisa sangat mengganggu. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bentol-bentol merah yang gatal di kulit. Bentol ini bisa muncul di satu area tubuh saja, atau menyebar ke seluruh badan. Rasa gatalnya pun bisa bervariasi, dari ringan hingga sangat parah.

Sebenarnya, apa sih penyebab kaligata ini? Ada banyak faktor yang bisa memicu munculnya kaligata. Beberapa penyebab yang paling umum antara lain alergi makanan (seperti kacang, telur, atau makanan laut), gigitan serangga, obat-obatan tertentu, infeksi, stres, atau bahkan perubahan suhu ekstrem. Kadang, kaligata juga bisa muncul tanpa penyebab yang jelas.

Gejala kaligata biasanya sangat mudah dikenali. Selain bentol merah yang gatal, kulit juga bisa terasa perih atau seperti terbakar. Bentol-bentol ini bisa muncul dan hilang dalam waktu singkat, biasanya dalam beberapa jam. Namun, pada kasus yang lebih parah, kaligata bisa berlangsung lebih lama, bahkan hingga berhari-hari.

Kenapa Kaligata Bikin Gatal Banget, Ya?

Rasa gatal yang muncul pada kaligata disebabkan oleh pelepasan histamin di dalam tubuh. Histamin adalah senyawa kimia yang dilepaskan oleh sel-sel kekebalan tubuh sebagai respons terhadap alergen atau pemicu lainnya. Histamin ini kemudian menyebabkan pembuluh darah kecil di kulit melebar dan meningkatkan permeabilitasnya, sehingga cairan merembes ke jaringan sekitarnya dan menyebabkan bentol serta rasa gatal.

Untungnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kaligata dan meredakan rasa gatalnya. Berikut beberapa tips ampuh yang bisa dicoba:

  • Kompres dingin: Kompres dingin pada area yang terkena kaligata bisa membantu mengurangi rasa gatal dan peradangan.
  • Oleskan losion kalamin: Losion kalamin mengandung zat yang bisa menenangkan kulit dan mengurangi rasa gatal.
  • Mandi air oatmeal: Oatmeal memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa membantu meredakan iritasi dan gatal pada kulit.
  • Hindari pemicu: Jika Anda tahu apa yang memicu kaligata Anda, hindari sebisa mungkin. Misalnya, jika Anda alergi terhadap makanan tertentu, hindari makanan tersebut.
  • Kenakan pakaian longgar: Pakaian yang ketat bisa mengiritasi kulit dan memperburuk rasa gatal.

Selain tips di atas, ada juga beberapa obat yang bisa digunakan untuk mengatasi kaligata. Obat yang paling umum digunakan adalah antihistamin, yang bekerja dengan cara menghambat kerja histamin. Antihistamin tersedia dalam bentuk tablet, sirup, atau krim. Jika kaligata Anda parah, dokter mungkin akan meresepkan kortikosteroid, yang merupakan obat anti-inflamasi yang lebih kuat.

Kapan Harus ke Dokter Kalau Kena Kaligata?

Kaligata biasanya bisa sembuh sendiri dalam beberapa hari. Namun, ada beberapa kondisi di mana Anda sebaiknya segera mencari pertolongan medis. Segera periksakan diri ke dokter jika:

  • Kaligata disertai dengan gejala lain, seperti sesak napas, kesulitan menelan, atau pusing.
  • Bentol-bentol kaligata menyebar dengan cepat.
  • Rasa gatal sangat parah dan tidak mereda dengan obat-obatan bebas.
  • Kaligata berlangsung lebih dari beberapa hari.

Adakah Cara Mencegah Kaligata Muncul Lagi?

Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Untuk mencegah kaligata muncul lagi, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  • Identifikasi dan hindari pemicu kaligata Anda.
  • Jaga kebersihan kulit dengan mandi secara teratur.
  • Gunakan pelembap kulit secara teratur, terutama setelah mandi.
  • Kelola stres dengan baik.
  • Hindari paparan suhu ekstrem.

Kaligata memang bisa sangat mengganggu, tetapi dengan penanganan yang tepat, kondisi ini bisa diatasi dengan baik. Jika Anda sering mengalami kaligata, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang sesuai.