Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali digelar di wilayah hukum Polres Kutai Timur, kali ini di Polsek Kongbeng, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kongbeng, Iptu Samuel Tarihoran. GPM ini bertujuan untuk membantu masyarakat dengan menyediakan paket sembako murah yang terdiri dari bahan pokok penting seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir.
baca juga:Persebaya Sudah Lakukan 3 Uji Coba Jelang BRI Super League, Masih Ada Lagi?
Rincian Paket Sembako Murah
Sebanyak 100 paket sembako disediakan dengan harga Rp108.000 per paket. Setiap paket sembako berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir. Paket-paket ini habis terdistribusi ke masyarakat yang membutuhkan, menunjukkan tingginya antusiasme warga terhadap program ini.
Tujuan Program Gerakan Pangan Murah
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menjelaskan bahwa GPM ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, di tengah lonjakan harga bahan pokok di pasaran.
Komitmen Polri dalam Menjaga Kestabilan Harga Pangan
AKBP Fauzan menambahkan bahwa harga bahan pokok di pasaran akhir-akhir ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sehingga Polri hadir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dengan menyediakan sembako di bawah harga pasaran. GPM juga bertujuan memastikan bahan pokok terdistribusi dengan baik, menghindari kelangkaan, dan menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Kegiatan Serentak di Seluruh Wilayah Polres Kutai Timur
GPM ini diselenggarakan serentak di seluruh wilayah hukum Polres Kutai Timur, sebagai langkah untuk mempercepat distribusi pangan yang terjangkau kepada masyarakat. Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, yang menginginkan agar distribusi bahan pokok berjalan maksimal.
Program Nasional Polri dalam Mendukung Ketahanan Pangan
Di tingkat nasional, Polri telah mendistribusikan sekitar 2.225 ton beras dan berencana untuk melanjutkan kegiatan serentak ini di seluruh jajaran Polri, dari tingkat Polsek hingga Polda. Kapolri juga mengungkapkan bahwa masih ada sekitar 1,3 juta ton beras yang akan didistribusikan hingga akhir tahun. Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, Perum Bulog, dan ulama diharapkan dapat memastikan distribusi pangan berjalan dengan lancar dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.
penulis:dafa aditiya.f