Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Keluarga Pasien Paksa Dokter di RSUD Sekayu Lepas Masker, IDI Minta Proses Hukum

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Keluarga Pasien Paksa Dokter di RSUD Sekayu Lepas Masker, IDI Minta Proses Hukum

Video Aksi Pemaksaan Viral di Media Sosial

Sebuah video yang menampilkan seorang dokter spesialis ginjal di RSUD Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, tengah dimarahi keluarga pasien menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi 1 menit 5 detik, terlihat beberapa anggota keluarga pasien memaksa sang dokter melepas masker di hadapan seorang pasien perempuan yang terbaring di ruang perawatan.

Dokter tersebut diketahui bernama dr. Syahpri Putra Wangsa, Sp.PD, K-GH, FINASIM, yang saat kejadian sedang menjalankan tugas.

baca juga : Gary Rowett Praises Tyler Goodrham After Oxford’s Carabao Cup Win Over Colchester

IDI Sumsel Kutuk Tindakan Kekerasan terhadap Tenaga Medis

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumatera Selatan, Dr. Abla Chanie, Sp.THT-KL, Subsp.Oto (K), menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini. Ia menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan—baik verbal maupun fisik—terhadap tenaga kesehatan harus mendapat sanksi hukum yang tegas.

"IDI Sumsel sangat prihatin dan menyesalkan segala bentuk kekerasan, apalagi terhadap seorang dokter yang tulus mengobati pasien. Semua bentuk penganiayaan harus diproses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.

Pentingnya Komunikasi Antara Pasien dan Tenaga Kesehatan

Dr. Abla juga menekankan bahwa jika pasien atau keluarga merasa tidak puas dengan pelayanan, sebaiknya hal itu dibicarakan dengan baik, bukan dengan tindakan yang merugikan pihak lain.

"Pasien atau keluarganya bisa saja merasa tidak puas, namun harus dikomunikasikan secara baik-baik. Kami bersama PB IDI akan memantau dan mendukung proses hukum yang berjalan," tambahnya.

baca juga : Mahasiswa dan Dosen Teknokrat pamerkan Produk Penelitian Unggulan di KSTI Indonesia 2025

Desakan Penegakan Hukum

IDI berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret untuk menangani kasus ini. Tindakan tegas diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat agar menghormati tenaga kesehatan yang bekerja demi keselamatan pasien.

penulis : elsandria Aurora