Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Kerja di Dunia IT Gak Harus Ngoding Ini Cara Jadi IT Infrastructure Administrator

Kategori: IT Job
Gambar untuk Kerja di Dunia IT Gak Harus Ngoding Ini Cara Jadi IT Infrastructure Administrator

Kalau ngomongin dunia IT, yang kebayang pertama biasanya programmer yang sibuk ngoding dari pagi sampai malam. Padahal, dunia IT itu luas banget! Ada banyak posisi yang gak wajib kamu jago coding tapi tetap keren dan menjanjikan, salah satunya adalah IT Infrastructure Administrator.

Pernah dengar istilah ini? Atau malah pengen jadi salah satunya tapi takut karena gak bisa ngoding? Tenang, kamu gak sendiri! Di artikel ini aku bakal jelasin kenapa kamu gak harus jago ngoding buat jadi IT Infrastructure Administrator dan gimana caranya biar bisa sukses di posisi ini. Yuk, simak!

baca juga: 5 Skill Wajib Punya Biar Nggak Kudet Jadi Admin Linux Zaman Now

Apa Itu IT Infrastructure Administrator?

Sebelum masuk ke tips dan trik, kita harus paham dulu nih, kerjaan IT Infrastructure Administrator itu apa sih?

Singkatnya, mereka yang pegang infrastruktur teknologi informasi di perusahaan. Mulai dari:

  • Jaringan komputer: memastikan komputer dan server terhubung dengan lancar
  • Server & storage: ngatur server fisik maupun virtual, menyimpan data dengan aman
  • Sistem operasi & aplikasi pendukung: instalasi, konfigurasi, maintenance
  • Keamanan IT: melindungi sistem dari serangan hacker dan virus
  • Backup & recovery: jaga-jaga kalau ada data yang hilang atau kerusakan

Jadi, tugasnya lebih ke mengelola, memantau, dan memastikan semua sistem IT berjalan lancar tanpa gangguan. Beda banget sama programmer yang bikin aplikasi dari nol.

Kenapa IT Infrastructure Administrator Gak Harus Jago Ngoding?

Nah, ini yang sering bikin orang salah paham. Banyak yang mikir kalau kerja di IT ya harus jago coding. Padahal:

1. Fokusnya Beda

IT Infrastructure Administrator lebih fokus ke hardware, jaringan, sistem operasi, dan konfigurasi daripada bikin kode program. Mereka biasanya pakai script atau tools untuk otomatisasi, tapi itu gak sama dengan programming yang kompleks.

2. Coding itu Hanya Bagian Kecil

Kalau ada yang coding, biasanya buat scripting otomatisasi pakai bash, PowerShell, atau Python sederhana. Tujuannya supaya kerjaan jadi lebih efisien, bukan bikin aplikasi kompleks.

3. Banyak Tools dan GUI

Sekarang banyak tools manajemen IT yang punya tampilan grafis (GUI), jadi kamu gak harus buka command line terus-terusan. Misalnya tools monitoring jaringan atau server yang user-friendly.

Skill Apa Saja yang Harus Kamu Kuasai?

Kalau gak jago ngoding, terus harus bisa apa? Berikut skill penting yang wajib kamu pelajari:

1. Pengetahuan Jaringan

Kamu harus ngerti dasar jaringan komputer: IP address, subnetting, DHCP, DNS, routing, switching, firewall. Ini penting karena jaringan adalah tulang punggung IT.

2. Sistem Operasi Server

Fokus ke sistem operasi server seperti Windows Server dan Linux. Kamu harus bisa instal, konfigurasi, dan troubleshooting.

3. Virtualisasi & Cloud Computing

Sekarang banyak perusahaan pakai teknologi virtualisasi (misalnya VMware, Hyper-V) dan cloud (AWS, Azure, Google Cloud). Jadi belajar soal ini wajib supaya kamu gak ketinggalan.

4. Keamanan IT

Pelajari dasar-dasar keamanan seperti firewall, antivirus, patch management, dan cara mengamankan sistem dari serangan.

5. Backup dan Disaster Recovery

Kuasai teknik backup data dan rencana pemulihan kalau terjadi bencana, supaya data perusahaan aman.

6. Monitoring & Automasi Sederhana

Belajar pakai tools monitoring seperti Nagios, Zabbix, atau Grafana. Untuk automasi, kamu cukup belajar scripting sederhana untuk otomatisasi tugas rutin.

Tips Jadi IT Infrastructure Administrator Tanpa Harus Jago Ngoding

Kalau kamu pengen banget masuk ke dunia ini tapi takut karena gak jago coding, coba ikuti tips berikut:

1. Mulai dari Dasar IT

Pelajari dulu konsep dasar jaringan dan sistem operasi. Banyak tutorial dan kursus gratis di internet yang bisa kamu manfaatkan. Jangan terburu-buru, pelajari dengan sabar dan bertahap.

2. Praktik di Lab Sendiri

Buat lab kecil di rumah menggunakan PC lama atau pakai cloud gratisan (misalnya AWS Free Tier). Praktikkan instalasi server, buat jaringan virtual, coba konfigurasi firewall.

3. Ikut Sertifikasi

Sertifikasi bisa bantu kamu lebih percaya diri dan membuktikan kemampuan ke perusahaan. Beberapa sertifikasi yang cocok:

  • CompTIA Network+ (dasar jaringan)
  • Microsoft Certified: Windows Server Fundamentals
  • Cisco CCNA (jaringan)
  • AWS Certified Cloud Practitioner

Sertifikasi gak harus yang mahal-mahal kok, yang penting kamu paham materinya.

4. Pelajari Automasi Sederhana

Belajar scripting ringan kayak bash atau PowerShell itu penting, tapi jangan takut kalau belum bisa coding kompleks. Banyak tugas yang bisa diotomasi dengan script sederhana.

5. Kembangkan Soft Skill

Selain teknis, perhatikan kemampuan komunikasi, kerja tim, dan problem solving. Karena kamu akan sering berinteraksi dengan orang lain yang mungkin bukan orang IT.

6. Bangun Portofolio

Catat proyek-proyek yang sudah kamu kerjakan, seperti setting server di lab, konfigurasi jaringan, atau automasi backup. Portofolio ini berguna saat kamu melamar kerja.

7. Rajin Ikut Komunitas & Forum IT

Bergabung dengan komunitas IT, forum, atau grup sosial media yang fokus ke infrastruktur IT. Kamu bisa belajar banyak dari pengalaman orang lain dan dapat info lowongan pekerjaan.


Contoh Karier dan Kesempatan Kerja

Posisi IT Infrastructure Administrator banyak dicari di berbagai jenis perusahaan, mulai dari startup sampai perusahaan besar, lembaga pemerintah, hingga penyedia layanan cloud.

Kalau kamu sudah cukup pengalaman, kamu juga bisa naik karier ke posisi:

  • IT Manager
  • Network Engineer
  • System Administrator Senior
  • Cloud Engineer

Gaji di bidang ini juga cukup kompetitif, apalagi jika kamu punya sertifikasi dan pengalaman.

baca juga: FEB Teknokrat Hadirkan Vice President Pegadaian: Bedah Peluang Investasi Emas

Cerita Singkat dari IT Infrastructure Administrator yang Sukses Tanpa Jago Ngoding

Aku punya teman yang awalnya takut masuk IT karena gak bisa coding sama sekali. Tapi dia tertarik sama jaringan dan server. Dia mulai belajar dari nol, ikut kursus dasar jaringan, bikin lab di rumah, dan akhirnya dapet magang di perusahaan kecil.

Selama magang, dia belajar banyak soal konfigurasi server, backup, dan keamanan. Dia juga rajin ikut komunitas dan baca artikel. Sekarang dia jadi IT Infrastructure Administrator di perusahaan besar, dan kerjaannya hampir gak pernah pakai coding berat, cuma scripting ringan.

Penutup

Jadi, buat kamu yang pengen kerja di dunia IT tapi gak jago ngoding, jadi IT Infrastructure Administrator adalah pilihan yang tepat banget! Kamu bakal belajar banyak hal teknis, tapi tetap dengan fokus yang berbeda dari programmer.

Penulis: Tanjali Mulia Nafisa