Ketua Komisi X DPR RI memberikan imbauan penting kepada para orang tua agar lebih memahami perkembangan teknologi, khususnya dalam mengawasi anak-anak saat bermain game daring (online). Ia menekankan bahwa literasi digital di lingkungan keluarga sangat penting di tengah maraknya game yang mudah diakses anak-anak.
baca juga :
Mengapa Orang Tua Harus Paham Teknologi?
Dalam era digital yang terus berkembang, anak-anak semakin lekat dengan perangkat gadget dan akses internet. Game daring menjadi salah satu aktivitas favorit mereka. Namun, tanpa pengawasan yang tepat, anak bisa terpapar konten tidak layak atau mengalami kecanduan bermain.
Ketua Komisi X menekankan bahwa orang tua yang tidak melek teknologi akan kesulitan membimbing anak dalam dunia digital yang penuh tantangan.
Apa Peran Orang Tua dalam Mengawasi Game Online?
Orang tua diimbau untuk tidak hanya melarang, tetapi juga aktif terlibat dalam aktivitas digital anak. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
- Mengenal jenis game yang dimainkan anak, termasuk kontennya.
- Membatasi waktu bermain game, agar tidak mengganggu aktivitas belajar dan sosial.
- Membangun komunikasi terbuka, sehingga anak merasa nyaman bercerita tentang aktivitas digital mereka.
- Menggunakan fitur kontrol orang tua (parental control) di perangkat elektronik.
Dengan keterlibatan aktif, orang tua bisa membimbing anak menggunakan teknologi secara bijak.
baca juga :
Apa Harapan DPR Terkait Literasi Digital Keluarga?
Ketua Komisi X berharap edukasi literasi digital tak hanya dilakukan di sekolah, tapi juga dimulai dari rumah. Pemerintah dan lembaga terkait juga diharapkan lebih masif dalam menyosialisasikan program edukasi digital untuk orang tua.
Langkah ini penting agar seluruh elemen keluarga bisa menjadi garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari dampak negatif teknologi, termasuk dari game daring yang tak sesuai usia.
penulis : Muhammad Zulfan M.A