Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Kidal Adalah Singkatan dari Apa? Benarkah Bukan Sekadar Sebutan untuk Orang Kiri?

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Kidal Adalah Singkatan dari Apa? Benarkah Bukan Sekadar Sebutan untuk Orang Kiri?

Dalam kehidupan sehari-hari, kata kidal sudah tidak asing lagi di telinga kita. Biasanya, istilah ini digunakan untuk menyebut seseorang yang lebih dominan menggunakan tangan kiri daripada tangan kanan dalam beraktivitas, seperti menulis, menggambar, atau memegang alat. Tapi pernah nggak sih kamu bertanya-tanya, sebenarnya kidal itu singkatan dari apa? Atau jangan-jangan itu cuma istilah biasa yang sudah mengakar begitu saja?

Nah, dalam artikel ini kita akan mengupas tuntas tentang kata kidal dari berbagai sisi—mulai dari asal-usul katanya, apakah benar merupakan singkatan, hingga fakta-fakta menarik soal orang kidal yang mungkin belum kamu tahu.

Baca juga:

Kidal Itu Singkatan dari Apa, Sih?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul di mesin pencari adalah: kidal itu singkatan dari apa? Jawabannya cukup mengejutkan bagi sebagian orang: kidal bukanlah singkatan dari apa pun.

Secara linguistik, kata kidal berasal dari bahasa Jawa, yaitu kata kithil atau kidhal, yang berarti kiri. Kata ini kemudian diadopsi ke dalam bahasa Indonesia sebagai sebutan untuk orang yang cenderung menggunakan tangan kiri. Jadi, kata kidal bukan akronim atau singkatan seperti yang sering kita temui dalam bahasa modern atau bahasa gaul lainnya.

Meskipun bukan singkatan, istilah kidal tetap populer digunakan dalam berbagai konteks, bahkan sampai ke dunia medis dan pendidikan. Jadi kalau ada yang bilang "kidal itu singkatan dari 'kiri dalam aktivitas sehari-hari'," bisa dipastikan itu hanya plesetan atau guyonan belaka.

Apakah Orang Kidal Itu Langka?

Pertanyaan ini cukup menarik, karena meskipun kita sering menjumpai orang kidal, ternyata jumlahnya memang relatif kecil jika dibandingkan dengan populasi pengguna tangan kanan.

Menurut berbagai penelitian, sekitar 10%–12% dari populasi dunia adalah kidal. Artinya, dari setiap 10 orang, hanya satu yang secara alami lebih nyaman menggunakan tangan kiri. Dan meskipun begitu, menjadi kidal bukanlah kelainan atau kekurangan—justru sering dianggap sebagai sesuatu yang unik.

Banyak tokoh terkenal di dunia yang juga kidal, seperti Leonardo da Vinci, Barack Obama, hingga atlet dan musisi ternama. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang kidal memiliki kecenderungan berpikir kreatif dan intuitif yang tinggi.

Apa Penyebab Seseorang Menjadi Kidal?

Banyak yang penasaran, apakah menjadi kidal itu karena faktor genetik, kebiasaan, atau karena dilatih sejak kecil? Jawabannya ternyata cukup kompleks.

Beberapa faktor yang memengaruhi seseorang menjadi kidal antara lain:

  • Genetik: Jika orang tua kidal, kemungkinan anaknya juga kidal bisa lebih besar, meskipun tidak selalu pasti.
  • Fungsi otak: Orang kidal cenderung memiliki dominasi otak kanan yang lebih aktif, yang mengatur kreativitas, intuisi, dan imajinasi.
  • Pengaruh lingkungan: Anak-anak yang sejak kecil dibiarkan memilih tangan dominannya sendiri biasanya akan menunjukkan kecenderungan alami, apakah kidal atau tidak.
  • Faktor kehamilan dan kelahiran: Beberapa studi menyebutkan bahwa kondisi di dalam kandungan, seperti posisi janin dan hormon, juga bisa berpengaruh terhadap dominasi tangan.

Menariknya, meskipun menjadi kidal adalah hal yang alami, banyak anak di masa lalu dipaksa untuk menggunakan tangan kanan karena dianggap lebih “normal”. Namun, saat ini pendekatan seperti itu sudah banyak ditinggalkan karena dianggap menghambat perkembangan alami anak.

Apa Saja Tantangan yang Dihadapi Orang Kidal?

Di balik keunikannya, orang kidal sering kali menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari, karena sebagian besar alat dan fasilitas dirancang untuk pengguna tangan kanan. Beberapa contohnya antara lain:

  1. Peralatan tulis – Meja sekolah, pulpen, hingga buku spiral kadang menyulitkan bagi tangan kiri.
  2. Gunting atau alat dapur – Umumnya dibuat untuk tangan kanan, sehingga terasa canggung digunakan oleh orang kidal.
  3. Alat musik dan olahraga – Beberapa alat, seperti gitar atau raket, memiliki desain khusus untuk tangan kanan.
  4. Tulisan tangan – Orang kidal yang menulis dari kiri ke kanan cenderung membuat tangan mereka melewati tinta yang baru ditulis, menyebabkan noda.

Meski begitu, banyak perusahaan kini mulai memproduksi alat-alat yang ramah bagi pengguna kidal. Kesadaran akan inklusivitas semakin meningkat, menjadikan dunia lebih nyaman bagi semua orang, termasuk mereka yang dominan tangan kiri.

Penulis: Indra Irawan