Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Kongres PDIP Bersifat Internal, Prabowo Dipastikan Tak Hadir di Penutupan

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Kongres PDIP Bersifat Internal, Prabowo Dipastikan Tak Hadir di Penutupan

Agenda Tertutup, Kongres PDIP Fokus pada Konsolidasi Internal

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan bahwa Kongres ke-6 yang berlangsung di Bali pada Sabtu, 2 Agustus 2025, bersifat internal dan tertutup bagi pihak eksternal. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPP PDIP demisioner, Deddy Sitorus, yang menyebut kecil kemungkinan Presiden Prabowo Subianto hadir dalam acara penutupan.

“Kongres ini dari kita, untuk kita. Jadi dengan segala hormat, kemungkinan besar Pak Prabowo tidak akan hadir,” ujar Deddy di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Deddy juga menambahkan bahwa Presiden Prabowo memiliki agenda lain yang telah terjadwal, sehingga ketidakhadirannya bukan hal yang mengejutkan.

baca juga : Investor Besar Taruh Taruhan Opsi: Prediksi Bitcoin Akan Turun ke USD 110.000

Konsolidasi Partai Jadi Fokus Utama Kongres ke-6 PDIP

Deddy menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kongres memang disusun sebagai sarana konsolidasi internal untuk menghadapi berbagai tantangan politik yang dihadapi PDIP belakangan ini. Oleh karena itu, agenda utama difokuskan pada pembahasan internal partai, bukan seremoni yang melibatkan pihak luar.

“Kita menyusun tata tertib dan jadwal kongres agar sesuai dengan kebutuhan internal. Kongres ini dirancang untuk menjawab dinamika yang terjadi dalam tubuh partai,” ungkap Deddy.

Agenda Hari Kedua: Hasil Komisi dan Pidato Politik Megawati

Pada hari kedua kongres, agenda dimulai dengan rapat pleno penyampaian hasil dari tiga komisi utama, yaitu:

  • Komisi Politik
  • Komisi Program
  • Komisi Organisasi

Seluruh dokumen dari hasil sidang komisi telah diterima dan disahkan oleh forum kongres. Puncak acara akan ditutup dengan pidato politik Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang dijadwalkan berlangsung dari siang hingga sore.

“Pidato politik Ibu Megawati menjadi momen paling penting dan ditunggu dalam penutupan kongres hari ini,” kata Deddy.

Pengumuman DPP Baru Menunggu Keputusan Megawati

Terkait struktur kepengurusan baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Deddy mengatakan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum. Ia menegaskan bahwa tidak ada keharusan untuk mengumumkan susunan DPP hari ini.

“Kalau Ibu Mega ingin umumkan hari ini, bisa saja. Tapi juga tidak menutup kemungkinan diumumkan di hari lain. Tidak ada kewajiban bahwa harus hari ini,” ucapnya.

Hasto Kristiyanto Kemungkinan Hadir di Penutupan

Deddy juga mengungkapkan bahwa Sekjen PDIP demisioner, Hasto Kristiyanto, tengah berupaya hadir dalam penutupan kongres. Berdasarkan komunikasi terakhir, Hasto telah menghubungi Megawati dan berusaha menuju Bali.

“Mudah-mudahan beliau bisa hadir. Suasana kebatinan para kader juga sangat menantikan kehadirannya,” kata Deddy.

Ia menyampaikan bahwa banyak kader berharap kehadiran Hasto akan menjadi simbol bahwa kebenaran akan selalu menang, mengutip semboyan “Satyam Eva Jayate”—kebenaran pasti menang atas kejahatan.

baca juga : Perpustakaan Modern: Teknologi yang Mempermudah Pengguna dan Pustakawan

Megawati Kembali Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum

Seperti diketahui, Megawati Soekarnoputri telah resmi dikukuhkan kembali sebagai Ketua Umum PDIP untuk periode 2025–2030. Pengukuhan dilakukan secara aklamasi pada hari pertama kongres, bahkan sebelum sidang komisi dimulai.

Keputusan ini mempertegas dominasi dan kepercayaan internal partai terhadap kepemimpinan Megawati yang telah memimpin PDIP selama lebih dari dua dekade.

penulis : Ginasti kurniasih trifosa