Pembunuhan sadis yang terjadi di Manado, Sulawesi Utara pada Selasa (5/8/2025) menewaskan Alberto Joel Tanos, seorang pemuda berusia 18 tahun. Kejadian tragis ini menarik perhatian publik karena korban merupakan cucu dari pengusaha jasa konstruksi terkenal, Tony Tanos. Selain itu, sejumlah pejabat di Sulawesi Utara turut hadir melayat di rumah duka, termasuk eks Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wali Kota Manado Andrei Angouw, dan lainnya.
baca Juga:Timnas U-23 Indonesia Bakal Solid di Kualifikasi Piala Asia U-23 Jika Pinjam 4 Pemain Senior
Kronologi Pembunuhan di Manado: Alberto Tertikam di Bagian Dada dan Leher
Pembunuhan ini dilakukan oleh NDS alias Evan alias Nasio (27), seorang residivis yang telah dua kali menjalani hukuman terkait kasus pembunuhan sebelumnya. Peristiwa ini bermula ketika korban ingin mengunjungi seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai pacarnya di Karombasan pada Senin (4/8/2025).
Namun, ketika korban sampai di rumah perempuan tersebut, dia tidak ada di rumah. Setelah bertemu dengan rekannya SL, korban mengetahui melalui video bahwa perempuan tersebut sedang berada di rumah di Kelurahan Sario Utara, yang akhirnya menjadi tempat kejadian perkara (TKP).
Pertengkaran yang Berujung pada Pembunuhan
Saat tiba di rumah tersebut dan menemukan perempuan yang dicari tengah minum minuman keras, korban merasa kecewa dan mendorong pintu rumah dengan keras. Pintu tersebut mengenai pelaku yang juga sedang berada di dalam rumah. Pertengkaran pun tak terhindarkan. Dalam keributan tersebut, NDS alias Evan, yang membawa senjata tajam, kemudian menikam korban berkali-kali, mengenai dada kiri, pinggul kiri, dan leher depan.
Rekan-rekan korban yang mencoba menyelamatkannya dihalangi oleh pelaku dan rekannya. Bahkan setelah korban terjatuh tak berdaya, pelaku terus melakukan penganiayaan dengan memukul korban. Saat akhirnya korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara, dokter menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia pada pukul 08.05 Wita.
Pelaku Ditangkap, Polda Sulut Menangani Kasus
Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, mengonfirmasi bahwa pihaknya segera menangkap para pelaku meskipun mereka sempat mencoba kabur. Para pelaku ditangkap di Kelurahan Sario Kota Baru. Kasus ini kini telah diambil alih oleh Polda Sulawesi Utara untuk penanganan lebih lanjut.
penulis:Dafa Aditya.f