Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Kronologi Lengkap Penumpang Lion Air Teriak Ada Bom, Penerbangan JT-308 Alami RTA

Kategori: hukum
Gambar untuk Kronologi Lengkap Penumpang Lion Air Teriak Ada Bom, Penerbangan JT-308 Alami RTA

Insiden Ancaman Bom di Pesawat Lion Air JT-308 Tujuan Kualanamu

Seorang penumpang maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT-308 rute Jakarta-Kualanamu menjadi perhatian publik setelah berteriak soal adanya bom di dalam pesawat. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 2 Agustus 2025, dan langsung menjadi viral di media sosial.

Penumpang yang berinisial H (41) langsung diamankan oleh pihak keamanan Bandara Soekarno-Hatta dan kini sedang dalam proses investigasi oleh kepolisian.

baca:Libur Tambahan di Agustus 2025, Long Weekend Menanti! Ini Jadwal Lengkapnya


Pesawat Sudah Bergerak Saat Ancaman Dinyatakan

Pernyataan Disampaikan Saat Pesawat Sudah Push Back

Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, insiden terjadi saat pesawat telah mundur dari apron (push back) dan bersiap menuju landasan pacu. Saat itu, penumpang H tiba-tiba menyampaikan kepada awak kabin bahwa terdapat bom di dalam pesawat.

Awak Kabin Langsung Lakukan Prosedur Keamanan

Awak kabin secara proaktif melakukan konfirmasi ulang kepada penumpang tersebut, namun H tetap menyatakan hal yang sama. Akibatnya, sesuai prosedur keselamatan penerbangan, awak kabin segera mengaktifkan prosedur Return to Apron (RTA), yaitu pengembalian pesawat ke terminal untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.


Penumpang Diamankan, Semua Penumpang dan Barang Diperiksa

Penumpang H Diserahkan ke Kepolisian

Setibanya kembali di apron, H langsung diturunkan dari pesawat dan diserahkan kepada pihak keamanan bandara, lalu diteruskan ke penyidik kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Meskipun semula dianggap hanya candaan, tindakan ini dikategorikan sebagai ancaman serius (bomb threat).

Pemeriksaan Ulang Dilakukan, Tidak Ada Benda Mencurigakan

Pihak berwenang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh penumpang dan barang bawaan di dalam pesawat. Hasilnya, tidak ditemukan benda mencurigakan maupun bahan berbahaya yang mengancam keselamatan penerbangan.


Lion Air Ganti Pesawat, Penerbangan Tetap Dilanjutkan

Penerbangan Diteruskan dengan Pesawat Pengganti

Untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh penumpang, Lion Air menyiapkan pesawat pengganti Boeing 737-900ER dengan registrasi PK-LSW. Penerbangan JT-308 akhirnya berangkat kembali pada hari yang sama dan telah mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Kualanamu.

baca:Muhammad Abdullah Azzam Siswa SMA Al Kautsar Lolos Program Pelajar Lampung di Parlemen


Lion Air dan Otoritas Tegaskan Larangan Candaan Bom

Informasi Palsu Soal Bom Termasuk Tindak Pidana

Danang Mandala menegaskan bahwa candaan atau pernyataan palsu mengenai bom sangat tidak dibenarkan dan melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Sesuai Pasal 437, informasi palsu yang mengganggu keamanan penerbangan dapat berujung pada hukuman pidana dan penanganan serius oleh aparat penegak hukum.

penulis: inziria