Grammar bahasa Inggris memang kadang bikin kepala pusing. Apalagi kalau sudah ketemu kata-kata yang sepertinya mirip tapi punya makna berbeda, seperti "neither" dan "either". Kedua kata ini seringkali membuat bingung, kapan harus dipakai yang mana, dan bagaimana strukturnya dalam kalimat. Nah, kalau kamu juga termasuk yang sering salah kaprah dengan kedua kata ini, tenang saja! Artikel ini hadir untuk membantumu menguasai grammar "neither" dan "either" dengan cara yang paling ampuh: lewat contoh soal yang langsung bisa kamu praktekkan.
Memahami perbedaan dan penggunaan "neither" dan "either" dengan benar bukan hanya soal menjawab soal latihan. Ini adalah fondasi penting untuk bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara lebih percaya diri dan akurat. Bayangkan, salah pakai satu kata saja bisa mengubah makna kalimatmu secara drastis, lho! Yuk, kita bongkar tuntas misteri "neither" dan "either" ini sampai benar-benar nyantol di otak!
Baca juga: Membangun Masa Depan Pendidikan Melalui Simulasi Inovatif
Bagaimana Perbedaan Mendasar Antara Neither dan Either?
Perbedaan paling mendasar antara "neither" dan "either" terletak pada konteks kalimatnya, terutama dalam hal negasi. "Either" umumnya digunakan dalam kalimat positif atau sebagai pilihan, sementara "neither" selalu mengindikasikan negasi atau ketidakadaan. Bayangkan "either" itu seperti mengatakan "salah satu" atau "keduanya juga bisa", sedangkan "neither" itu seperti mengatakan "tidak satu pun dari keduanya". Poin pentingnya adalah, kedua kata ini selalu merujuk pada dua pilihan atau lebih. Jadi, kalau pilihanmu cuma satu, tidak mungkin pakai "neither" atau "either", ya.
Contohnya begini: Jika kamu punya dua kue dan ingin menawarkan salah satunya, kamu bisa bilang, "You can have either cake." (Kamu bisa ambil kue yang mana saja). Tapi kalau kamu ingin mengatakan bahwa kamu tidak suka kedua kue itu, kamu akan pakai, "I like neither cake." (Saya tidak suka kedua kue itu). Perhatikan bagaimana "either" bisa berdiri sendiri atau diikuti "of" (misalnya "either of them"), dan "neither" juga bisa berdiri sendiri atau diikuti "of" (misalnya "neither of them"). Kuncinya adalah selalu ada dua (atau lebih) hal yang dibicarakan.
Kapan Saya Harus Menggunakan Neither/Either dalam Kalimat Negatif dan Positif?
Ini dia yang sering bikin bingung. Sebenarnya, "either" bisa muncul dalam kalimat negatif untuk menekankan bahwa salah satu dari dua pilihan tidak terjadi atau tidak dipilih. Contohnya, "He didn't call either." Artinya, dia juga tidak menelepon, sama seperti orang lain yang sebelumnya disebutkan tidak menelepon. Di sini, "either" berfungsi seperti "juga" dalam bahasa Indonesia, tapi untuk konfirmasi negasi.
Sebaliknya, "neither" selalu digunakan untuk mengindikasikan ketidakadaan pada kedua pilihan. Jika kamu ingin mengatakan bahwa kedua opsi itu sama-sama tidak benar, "neither" adalah pilihanmu. Misalnya, "Neither answer was correct." (Tidak satupun jawaban yang benar). Ini jelas berbeda dengan "He didn't call either," yang mengkonfirmasi negasi yang sudah ada sebelumnya. Jadi, "either" dalam kalimat negatif menguatkan negasi, sementara "neither" memperkenalkan negasi pada kedua objeknya.
Bagaimana Struktur Kalimat yang Benar Saat Menggunakan Neither dan Either?
Struktur kalimat yang benar sangat krusial agar pesanmu tersampaikan dengan tepat. Saat "neither" dan "either" digunakan sebagai subjek atau objek tunggal, kata kerja yang mengikutinya biasanya berbentuk tunggal (verb 3rd person singular). Contoh: "Neither of the students is here." atau "Either of the options seems good." Perhatikan kata kerja "is" dan "seems" yang merupakan bentuk tunggal.
Namun, jika "neither" atau "either" diikuti oleh "of" dan kemudian sebuah kata benda jamak (plural noun) atau kata ganti jamak (plural pronoun), kita tetap menggunakan kata kerja tunggal. Contohnya: "Neither of my friends has arrived yet." atau "Either of the books is fine." Ini memang sedikit tricky, karena objeknya jamak tapi kata kerjanya tetap tunggal. Ini adalah salah satu aturan grammar yang perlu dihafal. Ada juga konstruksi "neither...nor" dan "either...or" yang berfungsi sebagai konjungsi, dan ini akan mempengaruhi bentuk kata kerja tergantung pada subjek terdekatnya. Tapi fokus kita kali ini adalah penggunaan "neither" dan "either" secara mandiri atau dengan "of".
Nah, agar lebih mantap lagi, yuk kita coba beberapa contoh soalnya!
Contoh Soal dan Pembahasan
Mari kita uji pemahamanmu dengan beberapa contoh soal pilihan ganda. Pilihlah jawaban yang paling tepat untuk melengkapi kalimat berikut:
- My brother doesn't like coffee, and _________ (I / me / my).
- You can choose _________ (one / both / either) of the two colors.
- He promised to help, but _________ (he / he didn't / he did) keep his promise.
- ________ (Neither / Either / Both) of the students understood the lesson.
- I can speak French, and my sister can _________ (too / either / neither).
Jawaban: I
Pembahasan: Kalimat ini menggunakan struktur "Subject + Auxiliary Verb + not + ... + and + Subject + Auxiliary Verb + ...". Karena saudara laki-lakimu tidak suka kopi, dan kamu juga tidak, kita perlu menambahkan subjek yang sama untuk menegaskan hal tersebut. Pilihan "I" adalah yang paling tepat untuk melanjutkan kalimat negasi. Kalimat lengkapnya menjadi: "My brother doesn't like coffee, and I don't either." (Namun, dalam konteks soal pilihan ganda ini, seringkali dipermudah dan kita hanya perlu melengkapi bagian yang hilang, asumsi bahwa "don't" sudah tersirat atau akan ditambahkan).
Jawaban: either
Pembahasan: Kalimat ini menawarkan dua pilihan warna. Kata "either" secara tepat digunakan ketika merujuk pada satu dari dua pilihan yang tersedia. "Both" berarti keduanya, sementara "one" hanya merujuk pada satu tapi kurang spesifik konteksnya dengan jumlah dua pilihan.
Jawaban: he did
Pembahasan: Kalimat ini memiliki dua klausa yang berlawanan. Klausa pertama adalah janji (positif), dan klausa kedua menunjukkan kenyataan yang berbeda. Meskipun ada "but", kita perlu menegaskan apa yang benar-benar terjadi. "He did" mengindikasikan bahwa dia tidak menepati janjinya, yang merupakan kebalikan dari janji awal. Struktur yang lebih lengkap dan eksplisit adalah: "He promised to help, but he didn't keep his promise." Namun, dalam konteks pilihan, "he did" seringkali digunakan untuk mengawali konfirmasi kejadian yang berlawanan atau untuk memulai kalimat berikutnya yang kontras.
Jawaban: Neither
Pembahasan: Jika kedua siswa tidak mengerti pelajaran, maka "neither" adalah kata yang paling tepat untuk digunakan karena mengindikasikan ketidakadaan pada kedua subjek. "Either" akan menyiratkan bahwa salah satu dari mereka mengerti, dan "both" jika mereka berdua mengerti.
Jawaban: too
Pembahasan: Dalam kalimat positif yang paralel, "too" digunakan untuk menunjukkan kesamaan atau penegasan tambahan. "Either" dan "neither" digunakan dalam konteks negasi.
Menguasai grammar "neither" dan "either" memang membutuhkan latihan dan pemahaman yang cermat. Perbedaan mendasar pada konteks negasi, penggunaan dalam kalimat positif dan negatif, serta struktur kalimat yang benar adalah kunci utamanya. Jangan takut untuk terus berlatih dan membuat kalimat sendiri menggunakan kedua kata ini. Semakin sering kamu menggunakannya, semakin natural dan benar penggunaannya.
Ingat, kesalahan dalam penggunaan grammar itu wajar, yang penting adalah kemauan untuk belajar dan memperbaiki diri. Dengan contoh soal yang sudah kita bahas, semoga kamu jadi lebih PD ya saat menggunakan "neither" dan "either". Terus semangat belajar bahasa Inggris!
Penulis: Zaskia Amelia