Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Linus Torvalds Mengkritik Keterlambatan dan Kualitas Patch RISC-V: Apa yang Terjadi?

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Linus Torvalds Mengkritik Keterlambatan dan Kualitas Patch RISC-V: Apa yang Terjadi?

Linus Torvalds, pencipta Linux, kembali menunjukkan sikap tegasnya terhadap pengembang kernel yang mengirimkan patch terlalu terlambat dan dengan kualitas yang tidak memadai. Kali ini, kritik pedasnya ditujukan kepada Palmer Dabbelt, seorang pengembang dari Meta, yang terlambat mengirimkan set patch untuk dukungan RISC-V di Linux 6.17.

Torvalds Mengecam Keterlambatan Pengiriman Patch

Linus Torvalds, yang dikenal dengan komentarnya yang langsung dan tanpa kompromi, menanggapi pengiriman patch yang terlambat oleh Palmer Dabbelt. Dabbelt mengakui bahwa patch yang dikirimkannya sudah terlalu dekat dengan batas waktu penggabungan, namun Torvalds dengan tegas menyatakan bahwa pengiriman patch tersebut adalah kesalahan besar.

"Tidak," tulis Torvalds, "Ini sampah dan datang terlambat. Saya meminta permintaan tarik lebih awal karena saya sedang bepergian, dan jika Anda tidak bisa mengikuti aturan itu, setidaknya buatlah permintaan tarik yang bagus."

Baca juga : Setting Hotspot Mikrotik Tanpa Error, Ikuti Panduan Ini

Kritik Terhadap Kualitas Kode Patch

Selain keterlambatan pengiriman, Torvalds juga mengkritik kualitas kode yang disertakan dalam patch tersebut. Salah satu fungsi yang mendapat kecaman adalah make_u32_from_two_u16(), sebuah fungsi pembantu untuk mengonversi dua bilangan bulat 16-bit menjadi bilangan bulat 32-bit.

Torvalds menyebut fungsi ini sebagai "sampah" yang seharusnya tidak pernah dimasukkan dalam patch, terutama karena fungsinya yang tidak berguna dan rumit. Torvalds berpendapat bahwa menambahkan kode seperti ini hanya akan memperburuk kualitas proyek dan membuat pengembang lain bingung.

"Fungsi seperti ini membuat dunia lebih buruk untuk ditinggali," tambah Torvalds, mengkritik kode yang dianggapnya tidak perlu dan terlalu rumit. Torvalds juga menegaskan bahwa kode tersebut seharusnya tidak pernah disertakan dalam berkas header generik yang digunakan di luar basis kode RISC-V.

Menanggapi Kritik: Palmer Dabbelt Menerima Kesalahan

Meskipun menerima kritik tajam dari Torvalds, Palmer Dabbelt tidak melawan. Sebagai pengembang berpengalaman, Dabbelt mengakui bahwa keterlambatan dan kesalahan dalam patch tersebut disebabkan oleh kurangnya fokus dalam beberapa minggu terakhir.

"Oke, maaf," jawab Dabbelt. "Akhir-akhir ini saya kurang fokus dan akhirnya banyak yang terlambat, tapi itu malah membuat saya melakukan kesalahan. Jadi saya akan berhenti terlambat, dan semoga itu membantu mengatasi masalah kualitas."

Baca juga : LLDIKTI dukung Produk Penelitian Unggulan Universitas Teknokrat Indonesia ke Nasional

Pelajaran untuk Pengembang Linux: Kualitas dan Ketepatan Waktu

Kejadian ini menjadi pelajaran bagi para pengembang kernel dan kontributor lainnya bahwa keterlambatan dan kualitas kode adalah dua hal yang sangat diperhatikan dalam pengembangan Linux. Linus Torvalds, meskipun telah berusaha untuk lebih tenang dalam beberapa tahun terakhir, tetap tidak ragu untuk memberikan kritik keras jika merasa kualitas dan disiplin dalam pengembangan tidak terpenuhi.

Para pengembang Linux diharapkan dapat mematuhi tenggat waktu yang telah ditentukan dan memastikan bahwa kode yang mereka kirimkan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Linux Kernel.

Penulis : aqilah az-zahra