Petualangan Darwin Nunez di Liverpool harus berakhir setelah hanya tiga musim. Striker asal Uruguay itu kini resmi bergabung dengan Al Hilal setelah tampil kurang maksimal di Premier League musim lalu. Dengan nilai transfer 53 juta euro (sekitar Rp 1 triliun) plus bonus, Nunez meninggalkan Liverpool dan menyusul langkah beberapa pemain yang lebih dulu meninggalkan klub.
baca juga:Azizah Salsha Siap Laporkan Netizen Penyebar Isu Selingkuh ke Bareskrim
Nunez: Cult Hero yang Dikenang oleh Kopites
Meskipun performanya tidak selalu memuaskan, Darwin Nunez tetap dihargai oleh para penggemar Liverpool FC (LFC). Fans yang biasa disebut Kopites memberikan julukan "cult hero" kepada striker berusia 26 tahun ini. Meskipun sering gagal memanfaatkan peluang, Nunez memiliki kemampuan untuk menjadi pahlawan yang tak terduga.
Momen paling dikenang oleh Kopites adalah saat Nunez mencetak gol-gol kemenangan di waktu tambahan pada beberapa pertandingan penting, termasuk saat mengalahkan Brentford FC (90+1’ dan 90+3’), Newcastle United (90+3’), dan Nottingham Forest (90+9’). Penampilan tersebut membuat Nunez tetap dihormati meski perannya di klub tidak selalu konsisten.
Menurut Michael Owen, mantan striker Liverpool, meski durasi Nunez bersama klub cukup singkat, penggemar akan selalu mengenangnya karena momen-momen ikonik yang ia ciptakan.
Liverpool Kehilangan Nunez, Perlu Pengganti Nomor 9
Dengan kepergian Darwin Nunez, Liverpool kini harus mencari pengganti untuk posisi nomor 9 yang ditinggalkan oleh "cult hero" mereka. Meskipun Liverpool sudah mendatangkan Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt, namun The Reds membutuhkan tambahan striker setelah kepergian Diogo Jota yang terlibat dalam kecelakaan mobil pada 3 Juli 2025.
Liverpool juga sempat mengajukan tawaran GBP 110 juta (sekitar Rp 2,41 triliun) untuk Alexander Isak, penyerang Newcastle United. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh klub yang dijuluki The Magpies. Newcastle dilaporkan hanya ingin melepas Isak di harga GBP 150 juta (sekitar Rp 3,28 triliun), yang tentunya menjadi hambatan bagi Liverpool untuk merekrut pemain Swedia tersebut.
Isak Terlibat Konflik dengan Newcastle
Meskipun awalnya tertarik dengan tawaran Liverpool, Newcastle United kini memutuskan untuk mempertahankan Alexander Isak dan bahkan berencana untuk memperpanjang kontraknya. Keputusan ini memicu ketidakpuasan di pihak Isak, yang sebelumnya sangat berharap untuk bergabung dengan Liverpool.
Pelatih Newcastle, Eddie Howe, menyatakan bahwa meskipun dia selalu menginginkan skuad terbaik, keberadaan pemain yang hatinya masih bersama klub sangatlah penting.
Dengan persaingan ketat di pasar transfer dan keputusan-keputusan penting yang diambil oleh Newcastle, masa depan Isak dan strategi Liverpool untuk mengisi posisi striker masih menjadi teka-teki yang menarik untuk diikuti.
penulis:Anis puspita sari