Puasa Ayyamul Bidh adalah ibadah sunnah yang dilaksanakan tiga hari berturut-turut pada pertengahan setiap bulan Hijriyah—yakni tanggal 13, 14, dan 15. Disebut juga “hari-hari putih” karena pada malam sebelumnya bulan tampak terang penuh. Di bulan Safar 1447 H ini, puasa Ayyamul Bidh akan dimulai lusa, yaitu dari Kamis hingga Sabtu (7–9 Agustus 2025). NU Onlinehttps://muslim.okezone.com/
baca juga : Revolusi Teknologi Modern Perpustakaan: Akses Lebih Cepat dan Mudah
Bagaimana Lafadz Niat Puasa Ayyamul Bidh?
Niat puasa sunnah ini disunnahkan diucapkan dengan lisan, baik malam hari sebelum fajar atau waktu siang selama belum melakukan hal yang membatalkan. Berikut lafaz niat yang dianjurkan:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyâmil bidh lillâhi ta’âlâ
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah Ta'ala.” NU Onlinehttps://muslim.okezone.com/+1
Apa Keutamaan Puasa Ini?
Puasa Ayyamul Bidh memiliki pahala luar biasa. Hadis menyebutkan bahwa berpuasa tiga hari setiap bulan memiliki nilai seperti puasa sepanjang tahun. Rasulullah SAW menyarankan amalan ini sebagai salah satu praktik sunnah yang sangat dianjurkan. NU OnlineDetikBogor Today
Kapan Waktunya dan Kenapa Penting di Bulan Safar?
Menurut penanggalan Hijriyah dan Masehi, pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh pada bulan Safar 1447 H jatuh pada:
- Kamis, 13 Safar 1447 H → 7 Agustus 2025
- Jumat, 14 Safar 1447 H → 8 Agustus 2025
- Sabtu, 15 Safar 1447 H → 9 Agustus 2025 https://muslim.okezone.com/DetikKompas.tv
Puasa ini menjadi kesempatan berharga untuk mempertahankan semangat ibadah di luar bulan Ramadhan—khususnya setelah Muharram—dan memperkuat konsistensi spiritual. suara.com
baca juga : Universitas Teknokrat Indonesia Diakui LLDikti sebagai Pencetak SDM Berkualitas
Simak Tata Cara Sederhana Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh
- Niat di malam hari atau sebelum zawal seperti penjelasan di atas.
- Makan sahur, meskipun sunnah, tetapi dianjurkan untuk berkah.
- Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, mulai fajar hingga Maghrib.
- Segera berbuka saat adzan Maghrib sebagai sunnah yang dianjurkan.
penulis : Dylan Fernanda