Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mengukir prestasi internasional dengan meraih Gold Medal Award dan IYSA Semi Grand Award dalam ajang International Invention Competition for Young Moslem Scientists (IICYMS) 2025. Tim yang dipimpin oleh Fathi Falah dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR berhasil mencuri perhatian dewan juri dengan inovasi edukatif mereka, yakni SIHHIYA.
Baca juga: Mahasiswa UNAIR Raih Medali Emas melalui Game Islami SIHHIYA di IICYMS 2025
SIHHIYA: Game Edukasi Interaktif untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Berbasis Islam
SIHHIYA adalah media pembelajaran interaktif berbasis game yang mengusung konsep kota sehat Islami. Dalam game ini, pemain berperan sebagai Health Hero yang membangun kota ideal bernama Madinatul Sihhiya dengan memperhatikan prinsip-prinsip maqashid syariah. Konsep permainan ini mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan kesehatan secara aplikatif, dengan tujuan utama meningkatkan literasi kesehatan di kalangan remaja Muslim.
Game SIHHIYA dirancang dengan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) yang berfokus pada perubahan perilaku. Terdapat enam level pembelajaran yang mencakup berbagai aspek kesehatan, dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) hingga kesehatan mental dan spiritualitas. Setiap level memberikan edukasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk gizi halal-thayyib, pencegahan penyakit, dan sanitasi lingkungan.
Kolaborasi Lintas Fakultas untuk Solusi Edukasi Inovatif
Tim kreator SIHHIYA terdiri dari mahasiswa lintas fakultas di UNAIR, yang masing-masing membawa keahlian dari bidang yang berbeda, antara lain:
- Fathi Falah (FKM, angkatan 2021) sebagai ketua tim
- Shofia Ayu Hilda Atha Nasywa (FKM, angkatan 2022)
- M. Assadam Rizqi Saputra (FEB, angkatan 2021)
- Wigi Utami (FTMM, angkatan 2022)
- Yahya Bachtiar Ivansyah (FTMM, angkatan 2022)
- Aryo Prabowo (Fakultas Vokasi, angkatan 2023)
Mereka bekerja di bawah bimbingan Khuliyah Candraning Diyanah, S.KM., M.KL, dosen dari Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UNAIR. Kolaborasi antar disiplin ilmu ini menghasilkan sebuah game yang tidak hanya mengajarkan konsep-konsep kesehatan, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai Islam yang relevan.
Proses Pengembangan Game SIHHIYA: Dari Riset Hingga Desain Menarik
Proses pengembangan SIHHIYA melibatkan beberapa tahapan, termasuk riset pustaka, focus group discussion (FGD) dengan siswa dan guru UKS, serta desain game yang menarik dengan berbagai fitur seperti mini-game, kuis, dan sistem penghargaan. Pendekatan ini memastikan bahwa game yang dihasilkan tidak hanya edukatif, tetapi juga menyenangkan untuk dimainkan.
SIHHIYA Dapat Apresiasi Tinggi dari Juri Internasional
Setelah kompetisi yang ketat, dewan juri internasional memberikan apresiasi tinggi kepada SIHHIYA. Mereka menganggap game ini sebagai solusi inovatif yang menggabungkan teknologi, edukasi, dan nilai-nilai spiritual dalam satu media pembelajaran. Bahkan, salah satu juri menyarankan agar SIHHIYA dikembangkan lebih lanjut menjadi platform pembelajaran berbasis Islam yang bisa diterapkan secara luas di berbagai sekolah Islam di dunia.
Pesan dari Fathi Falah: Kolaborasi dan Keberanian untuk Memulai
Fathi Falah, ketua tim SIHHIYA, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini berkat kolaborasi lintas disiplin ilmu dan keberanian untuk memulai. Menurutnya, inovasi tidak perlu menunggu kesempurnaan, yang penting adalah mengidentifikasi masalah yang ada di sekitar kita dan memberikan solusi yang bermanfaat. Fathi juga menekankan pentingnya dukungan dari UNAIR, terutama dari FKM dan para dosen pembimbing, dalam merealisasikan ide ini.
“Semoga keberhasilan ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya di UNAIR untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” ujar Fathi.
Baca juga: Muhammad Abdullah Azzam Siswa SMA Al Kautsar Lolos Program Pelajar Lampung di Parlemen
SIHHIYA: Game Edukasi untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Muslim
Inovasi SIHHIYA tidak hanya membawa dampak dalam bidang edukasi kesehatan, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan gamifikasi, game ini menjadikan pembelajaran tentang kesehatan lebih interaktif, menyenangkan, dan relevan bagi remaja Muslim di seluruh dunia.
Penulis: Fiska Anggraini