Manchester United harus puas bermain imbang 2-2 saat menghadapi Everton dalam laga terakhir Premier League Summer Series 2025 yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat, pada Senin (4/8/2025) waktu Indonesia. Meski hanya meraih hasil seri, Setan Merah tetap berhasil keluar sebagai juara turnamen pramusim ini.
Baca juga: Son Heung‑min Resmi Tinggalkan Tottenham Hotspur Setelah 10 Tahun
Pertandingan ini menjadi laga penutup rangkaian uji coba Manchester United di ajang yang diikuti beberapa klub Premier League. Sebelumnya, pasukan Erik ten Hag tampil meyakinkan dengan dua kemenangan atas West Ham United (2-1) dan Bournemouth (4-1). Hasil imbang melawan Everton membuat United menutup turnamen dengan torehan 7 poin dari tiga pertandingan.
Dalam laga melawan The Toffees, United tampil cukup dominan sejak awal. Mereka membuka keunggulan lebih dulu lewat tendangan penalti Bruno Fernandes di babak pertama, setelah Alejandro Garnacho dijatuhkan di kotak terlarang. Gol tersebut menjadi penyemangat bagi tim, yang tampil agresif di lini depan.
Namun, Everton berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak oleh pemain barunya, Illiman Ndiaye. Sang penyerang memanfaatkan kelengahan lini belakang United dan menaklukkan Altay Bayindir dengan penyelesaian klinis. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, United kembali unggul. Kali ini giliran Mason Mount yang mencetak gol melalui tendangan jarak jauh setelah menerima umpan pendek dari Kobbie Mainoo. Bola meluncur deras ke sudut kanan gawang dan tak mampu dijangkau oleh kiper Everton.
Sayangnya, kemenangan yang sudah di depan mata harus buyar setelah gol bunuh diri yang tidak terduga. Bek muda Ayden Heaven salah mengantisipasi bola crossing dari sisi kanan, yang justru masuk ke gawang sendiri. Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Meski gagal meraih kemenangan, pelatih Erik ten Hag tetap mengapresiasi performa anak asuhnya. Ia menyebut bahwa hasil ini tetap positif karena pemain muda mendapatkan banyak jam terbang dan menunjukkan kemajuan signifikan. “Kami tampil kompetitif di setiap laga dan ini adalah modal bagus jelang musim baru,” ujar Ten Hag dalam konferensi pers usai laga.
Sementara itu, keberhasilan United menjuarai turnamen pramusim ini juga mendapat pujian dari para pendukung. Beberapa pemain muda seperti Willy Kambwala, Kobbie Mainoo, dan Ayden Heaven dinilai menunjukkan potensi menjanjikan untuk memperkuat skuad utama musim depan.
Di sisi lain, Everton juga patut diapresiasi karena menunjukkan performa solid sepanjang turnamen. Meskipun tidak keluar sebagai juara, pelatih Sean Dyche mengungkapkan rasa puas terhadap progres timnya. Terlebih, pemain-pemain anyar seperti Ndiaye langsung memberi dampak positif.
Premier League Summer Series 2025 menjadi ajang pemanasan penting bagi Manchester United dan klub-klub Inggris lainnya. Turnamen ini memberi kesempatan untuk menguji taktik, rotasi pemain, serta membangun chemistry antar lini sebelum kick-off resmi Premier League musim 2025/2026.
Baca juga: 5 Kesalahan Routing yang Harus Dihindari di Jaringan
Dengan berakhirnya laga ini, fokus Manchester United kini tertuju ke laga pembuka Premier League yang akan digelar pada pertengahan Agustus mendatang. Lawan pertama mereka di musim baru adalah Aston Villa di Old Trafford. Para penggemar berharap hasil positif di pramusim bisa menjadi awal dari musim yang gemilang.
Penulis: Kayla Maharani