Penampilan Manchester United Campur Aduk Saat Melawan Everton
Manchester United menunjukkan performa yang tidak konsisten saat menghadapi Everton dalam tur pramusim mereka. Meskipun sempat unggul melalui penalti Bruno Fernandes yang didapat dari pelanggaran terhadap Amad Diallo, lini belakang United tampil ceroboh.
Kesalahan fatal datang dari Manuel Ugarte, yang kehilangan bola di area berbahaya dan membuka jalan bagi Iliman Ndiaye untuk menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Baca juga:Nikita Mirzani Meledak di Sidang, Tuding Jaksa dan Hakim Diatur Reza Gladys
Mason Mount Bersinar, Tapi Kesalahan Ugarte Kembali Menghantui
Memasuki babak kedua, Mason Mount mencetak gol indah untuk mengembalikan keunggulan United. Namun, keberuntungan kembali meninggalkan United setelah bola hasil tekel Amad mengenai Ayden Heaven dan berbelok masuk ke gawang, menyegel skor akhir 2-2.
Di balik hasil imbang ini, sorotan tajam tertuju pada performa buruk Manuel Ugarte.
Penampilan Ugarte Disorot Tajam: Dinilai "Mengecewakan"
Dalam dua laga terakhir melawan Bournemouth dan Everton, Ugarte tampil di bawah standar. Gelandang asal Uruguay itu terlihat lambat, sering kehilangan bola, dan gagal menjalankan tugas sebagai penghubung antar lini.
Meski sempat melakukan beberapa tekel penting, ia dinilai sebagai titik terlemah di lini tengah United. Performa buruk ini menjadi sinyal bahwa Ugarte belum layak diturunkan dalam laga besar seperti melawan Arsenal.
Ugarte Jadi Korban Besar Strategi Transfer Amorim
Di bawah kepemimpinan Rúben Amorim, United kini bertransformasi menjadi tim yang lebih dominan dan teknikal. Hal ini menyulitkan Ugarte, yang gaya bermainnya lebih cocok untuk skenario bertahan.
Dengan masuknya pemain-pemain seperti Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo, kualitas teknik skuad meningkat signifikan. Mereka, bersama Amad, Mainoo, dan Fernandes, lebih unggul dalam hal kontrol bola dan permainan antar lini.
Ugarte dianggap tidak mampu mengikuti visi Amorim yang menginginkan gelandang dinamis dan nyaman dengan bola di kakinya.
United Harus Cari Gelandang Baru Selain Mengejar Šeško
Meski fokus utama United saat ini adalah mendatangkan Benjamin Šeško dari RB Leipzig untuk lini depan, kebutuhan akan gelandang baru tidak bisa diabaikan.
Jika ingin bersaing di level tertinggi musim ini, Amorim butuh tambahan pemain tengah yang mampu menjaga tempo, kuat dalam duel, dan mampu mengalirkan bola secara efektif — kualitas yang belum dimiliki Ugarte saat ini.
Penulis: Nur aini