Putra Sulawesi Utara Diangkat ke Posisi Strategis TNI AD
Mayor Jenderal TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, putra kebanggaan dari Sulawesi Utara, resmi dilantik sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil) — lembaga pendidikan tinggi militer yang berada di bawah komando TNI Angkatan Darat.
Penunjukan ini merupakan bentuk kepercayaan tinggi dari institusi TNI, sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulut atas prestasi putra daerahnya.
baca:Gaya Santai Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto Saat Keluar dari Tahanan
Sosok Pemimpin Profesional dan Berintegritas
Sebelum menduduki jabatan ini, Mayjen Rano Tilaar menjabat sebagai Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Wadanpussenif) TNI AD dan telah menempati berbagai posisi penting dalam struktur TNI.
Ia dikenal sebagai perwira yang berkarier bersih, profesional, dan berprestasi, menjadikannya sebagai salah satu figur pemimpin militer yang patut diteladani.
Akademi Militer: Lembaga Pengkaderan Perwira TNI Masa Depan
Akademi Militer atau Akmil, merupakan institusi yang memiliki peran strategis dalam mencetak calon perwira TNI AD yang memiliki karakter tangguh, disiplin, dan setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan Mayjen Rano Tilaar di pucuk pimpinan, diharapkan Akmil semakin kuat dalam menjalankan misinya menyiapkan kader-kader pemimpin militer masa depan.
baca:Universitas Teknokrat Indonesia Kukuhkan Wisudawan, LLDIKTI Tekankan Profesionalisme dan Kemandirian
Harapan Transformasi dan Inspirasi bagi Taruna-Taruni
Gaya kepemimpinan tegas namun humanis yang melekat pada sosok Mayjen Tilaar diyakini akan membawa transformasi positif di lingkungan Akmil. Tak hanya itu, kehadirannya juga diharapkan mampu menginspirasi Taruna dan Taruni dalam mengemban tugas negara di masa depan.
Penunjukan ini tidak hanya simbol keberhasilan karier seorang prajurit, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan, integritas, dan nasionalisme yang tinggi dalam tubuh TNI AD.
penulis: inziria