Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Mayjen TNI Rano Tilaar Diangkat Menjadi Gubernur Akmil, Sekolah Alumni SBY dan Prabowo

Kategori: Militer
Gambar untuk Mayjen TNI Rano Tilaar Diangkat Menjadi Gubernur Akmil, Sekolah Alumni SBY dan Prabowo

Resmi Dilantik Berdasarkan Keputusan Panglima TNI

Mayor Jenderal TNI Rano Maxim Adolf Tilaar resmi dipercaya sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil) Magelang, berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI No. KEP/1001/VII/2025 yang terbit pada 31 Juli 2025. Keputusan ini menarik Rano kembali dari jabatannya sebagai Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi di Lemhannas RI.

baca:Nikita Mirzani Meledak di Sidang, Tuding Jaksa dan Hakim Diatur Reza Gladys

Dari Lemhannas Kembali ke TNI AD

Setelah mengabdi di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) yang mendidik calon-calon pemimpin nasional, kini Rano Tilaar kembali dipercaya untuk memimpin lembaga pendidikan strategis di jajaran TNI Angkatan Darat. Ia menggantikan posisi penting sebagai pemimpin Akmil, sekolah bergengsi tempat Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-8 Prabowo Subianto pernah ditempa.

Menjadi Nakhoda Lembaga Pencetak Pemimpin Bangsa

Sebagai pemimpin baru Akmil, Rano memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi perwira masa depan. Dengan latar belakang strategis dan pengalaman mendidik di Lemhannas, ia berkomitmen mencetak pemimpin militer yang tidak hanya tangguh secara fisik tetapi juga matang dalam strategi dan kepemimpinan.

Tekad Rano Tilaar: Ingin Menjadi Perwira yang Dikenang Baik

Dalam wawancara dengan Manado Post, Rano menyatakan bahwa ia terinspirasi oleh tokoh Pahlawan Nasional Sam Ratulangi. Mengutip filsafat Ratulangi, “Si Tou Timou Tumou Tou”, Rano ingin dikenang sebagai perwira yang baik karena berhasil melahirkan perwira-perwira hebat bagi bangsa dan negara.

“Saya ingin dikenang bukan karena jabatan, tapi karena kontribusi nyata dalam mencetak pemimpin masa depan negeri ini,” ungkapnya.

Akmil di Era Presiden Prabowo: Kawah Chandradimuka Pemimpin Nasional

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Akmil tidak hanya berperan sebagai sekolah militer, tetapi juga sebagai pusat pembinaan calon pemimpin nasional lintas sektor. Selain mendidik Taruna dan Sepamilwa (Sekolah Militer Wajib untuk Sarjana), Akmil kini menjadi tempat pelatihan strategis bagi:

  • Calon Menteri Kabinet
  • Calon Kepala Daerah
  • Calon Anggota Legislatif
  • Calon Direktur Keuangan BUMN

Bahkan, kegiatan seperti retret nasional calon pemimpin kini digelar di Akmil.

baca:Universitas Teknokrat Indonesia Resmi Kukuhkan Wisudawan, LLDIKTI Dorong Jadi Generasi Profesional dan Mandiri

Akmil Jadi Sorotan Internasional

Kebesaran dan prestise Akmil semakin meningkat sejak Presiden Prabowo mengajak Presiden Prancis Emmanuel Macron mengunjungi Akmil Magelang pada 29 Mei 2025. Hal ini menunjukkan bahwa Akmil kini bukan hanya pusat pendidikan militer nasional, tetapi juga menjadi simbol kerja sama pertahanan internasional dan diplomasi militer Indonesia.

penulis: inziria