Microsoft memperkenalkan Copilot 3D, sebuah alat inovatif yang memungkinkan pengguna mengubah satu foto 2D menjadi model 3D dengan hanya beberapa klik. Fitur ini sangat berguna untuk berbagai keperluan seperti game, animasi, pencetakan 3D, dan realitas virtual.
Cara Kerja Copilot 3D yang Mudah dan Cepat
Pengguna hanya perlu mengunggah gambar dalam format JPG atau PNG dengan ukuran maksimal 10MB. Setelah itu, Copilot 3D akan memproses gambar tersebut menjadi model 3D dalam format GLB. Proses ini berjalan otomatis dan sederhana, tanpa perlu memasukkan teks atau perintah khusus.
baca juga:Drama di Balik FIFA Banned PSM Makassar: PT LIB Sebut Belum Clear, Manajemen Klaim Beres
Keterbatasan dan Performa Copilot 3D Saat Ini
Copilot 3D masih dalam tahap awal pengembangan sehingga kualitas hasil model 3D dapat bervariasi. Misalnya, model yang dihasilkan dari foto perangkat elektronik dengan layar terkadang membingungkan AI. Namun, model seperti headset Meta Quest tanpa tampilan layar pada gambar sumber menghasilkan kualitas yang jauh lebih baik.
Format File dan Kompatibilitas Editing
Model 3D yang dibuat disimpan dalam format GLB, yang umum digunakan di berbagai aplikasi 3D. Namun, untuk mengedit di program seperti Blender, pengguna harus mengonversi file GLB ke format lain terlebih dahulu.
Aturan Penggunaan dan Hak Cipta
Copilot 3D mewajibkan pengguna untuk mematuhi kode etik, termasuk larangan penggunaan materi berhak cipta tanpa izin. Penggunaan gambar berhak cipta berisiko menyebabkan akun pengguna diblokir oleh Microsoft.
Mengenal Copilot Labs dan Fitur Eksperimental Lainnya
Copilot Labs adalah program eksperimental Microsoft yang memberikan kesempatan bagi pengguna terpilih untuk mencoba fitur baru, termasuk Copilot Vision dan Copilot Actions. Fitur seperti "Think Deeper" awalnya dirilis lewat Copilot Labs dan kini sudah menjadi bagian utama Copilot.
Ketersediaan Fitur dan Akses Global
Copilot 3D bisa diakses secara global tanpa biaya berlangganan, asalkan pengguna masuk menggunakan akun Microsoft pribadi. Beberapa fitur lain mungkin hanya tersedia di wilayah tertentu seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada.
Integrasi GPT-5 di Copilot: AI Terbaru Microsoft
Microsoft baru-baru ini mengumumkan integrasi model AI terbaru, GPT-5, dalam Copilot. Pengguna bisa memilih GPT-5 melalui menu dropdown dengan opsi "Smart". Selain itu, fitur "Think Deeper" yang dulunya eksklusif di Copilot Labs kini juga tersedia secara luas.
baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Diakui LLDikti sebagai Pencetak SDM Berkualitas
Kritik dan Perubahan Model AI
Meski GPT-5 menawarkan kemampuan lebih unggul, ada kritik terkait kepribadian AI yang dianggap kurang ramah dibanding model sebelumnya. OpenAI juga memastikan bahwa model lama seperti GPT-4 akan dihentikan sehingga pengguna hanya bisa menggunakan GPT-5 sebagai model default.
penulis:Titin af-idatus soraya