Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Mengenal Roblox: Platform Game Online yang Jadi Sorotan karena Isu Kekerasan Anak

Gambar untuk Mengenal Roblox: Platform Game Online yang Jadi Sorotan karena Isu Kekerasan Anak

Roblox, sebuah platform game online yang sangat populer di kalangan anak-anak dan remaja, kini tengah menjadi perhatian publik dan pemerintah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyampaikan kekhawatirannya terkait konten kekerasan dalam Roblox yang berpotensi menimbulkan perilaku negatif pada anak-anak.

baca juga:Jadwal Piala AFF Wanita 2025: Indonesia Vs Thailand Nanti Sore


Apa Itu Roblox dan Bagaimana Cara Bermainnya?

Roblox bukan sekadar permainan biasa, melainkan platform yang memungkinkan penggunanya membuat, memainkan, dan berbagi berbagai jenis game secara gratis menggunakan Roblox Studio. Diluncurkan sejak 2006 oleh Roblox Corporation asal Amerika Serikat, platform ini terus mengalami pertumbuhan signifikan. Pada kuartal kedua 2025, Roblox mencatat lebih dari 111 juta pengguna aktif harian dengan waktu bermain mencapai 27,4 miliar jam.

Salah satu game populer di Roblox adalah Grow a Garden, sebuah permainan bertema tycoon yang memungkinkan pemain mengembangkan kebun mereka. Game ini bahkan memecahkan rekor dunia dengan jumlah pemain bersamaan terbanyak.

Roblox menawarkan berbagai genre game mulai dari simulasi kehidupan, strategi, balapan, aksi, hingga petualangan yang melibatkan eksplorasi gunung-gunung terkenal, termasuk yang ada di Indonesia seperti Gunung Rinjani dan Gunung Merbabu.


Fitur Utama Roblox yang Membuatnya Unik

  • Interaksi Sosial: Pemain dapat berkomunikasi melalui chat dan bergabung bermain bersama teman.
  • Kustomisasi Avatar: Pengguna bisa mendesain avatar sesuai keinginan.
  • Ekonomi Virtual: Menggunakan mata uang dalam game bernama Robux, yang dapat dibeli untuk memperoleh item dan akses tambahan.

Apakah Roblox Aman untuk Anak-Anak?

Meskipun dirancang untuk segala usia, Roblox menyarankan pengawasan orang tua, khususnya bagi pemain anak-anak. Sistem pengendalian orang tua tersedia untuk membatasi akses dan mengawasi aktivitas online anak.

Namun, sejumlah masalah tetap ditemukan, seperti adanya konten kekerasan, bullying, dan tema yang tidak sesuai. Roblox melakukan verifikasi konten untuk menghindari kata-kata kasar dan konten seksual, tapi kekerasan dan tema vulgar masih bisa ditemui dalam beberapa game.


Risiko Kejahatan Cyber Child Grooming di Roblox

Studi dari Universitas Budi Luhur mengungkap bahwa Roblox dapat menjadi ruang rawan kejahatan cyber child grooming, yaitu tindakan predator online yang memanipulasi anak-anak. Pelaku memanfaatkan fitur chat, voice chat, friend request, dan Robux sebagai alat untuk membangun kedekatan dan memanipulasi korban.

Kurangnya literasi digital pada anak serta minimnya pengawasan dari orang tua menjadi faktor utama terjadinya kejahatan ini. Pelaku biasanya melakukan pendekatan emosional melalui komunikasi intens di dalam dan luar game, termasuk media sosial.

baca juga:Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Ikuti Munas Aptisi VII di Bandung


Tips Mengamankan Anak saat Bermain Roblox

Untuk melindungi anak dari risiko tersebut, orang tua dapat memanfaatkan fitur kontrol orang tua Roblox, seperti:

  • Membatasi jenis game yang bisa diakses anak.
  • Memantau interaksi online anak dengan pemain lain.
  • Mengontrol pembelian dalam game agar tidak disalahgunakan.
  • Memantau dunia atau server yang diikuti anak.

penulis:Titin af-idatus soraya