Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Mengenang Tragedi Penembakan di Menara UT, 59 Tahun Berlalu

Kategori: hiburan
Gambar untuk Mengenang Tragedi Penembakan di Menara UT, 59 Tahun Berlalu

Peristiwa Kelam di Kampus Universitas Texas

Tepat 59 tahun yang lalu, tragedi memilukan terjadi di Universitas Texas, Austin. Pada tanggal 1 Agustus 1966, Charles Whitman melakukan penembakan massal dari puncak Menara UT yang menewaskan dan melukai puluhan orang.

Whitman, yang menyamar sebagai petugas kebersihan, membawa sejumlah senjata ke area observasi menara. Dari sana, ia mulai menembaki orang-orang yang berada di bawahnya.

Baca juga :Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp1,948 Juta per Gram


Kesaksian Mahasiswa yang Selamat: “Saya Hanya Berjarak 4 Kaki dari Kematian”

Forrest Preece, seorang mahasiswa saat itu, menjadi saksi hidup tragedi tersebut. Ia masih mengingat dengan jelas detik-detik mencekam ketika peluru nyaris merenggut nyawanya.

“Pada pukul 11:53 pagi, saya hanya berjarak empat kaki dari orang yang tertembak mati,” kenangnya.

Preece sedang makan siang di sekitar area kampus ketika mendengar suara tembakan. Ia bersama rekannya langsung kembali ke dalam ruangan untuk berlindung setelah tembakan mulai mengarah ke tempat mereka berada.


17 Jiwa Tewas, Lebih dari 30 Orang Terluka

Rekaman dari hari kejadian memperlihatkan suasana kacau, di mana mahasiswa berlarian mencari perlindungan. Dalam aksi brutal tersebut, 17 orang tewas dan lebih dari 30 orang mengalami luka-luka. Whitman menembakkan sekitar 150 peluru menggunakan berbagai jenis senjata.

Tragedi ini menjadi salah satu penembakan massal pertama yang mendapat perhatian luas di Amerika Serikat dan meninggalkan luka mendalam dalam sejarah pendidikan tinggi di negeri ini.


Mengenang dan Menghargai Kehidupan yang Hilang

Pada peringatan tahun ini, Forrest Preece dan istrinya Linda mengunjungi beberapa makam korban dan memorial khusus di kampus Universitas Texas sebagai bentuk penghormatan.

“Kejadian ini memberi saya perspektif baru. Saya merasa diberi kesempatan hidup kedua. Itu sebabnya saya berusaha aktif secara sosial dan mendukung berbagai gerakan kemanusiaan di kota ini,” ujarnya.


Penembak Dihentikan oleh Keberanian Polisi

Aksi penembakan berhenti pada pukul 1:24 siang setelah Whitman ditembak mati oleh dua polisi pemberani, Ramiro Martinez dan Houston McCoy, yang berhasil menyerbu menara dan mengakhiri kekejaman tersebut.

Baca juga :Universitas Teknokrat Indonesia Kukuhkan Wisudawan, LLDIKTI Tekankan Profesionalisme dan Kemandirian


Tragedi yang Tak Pernah Terlupakan

Setelah hampir enam dekade berlalu, tragedi penembakan di Menara UT masih membekas kuat di benak para penyintas dan masyarakat Austin. Kisah ini terus menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di lingkungan kampus dan perlunya tindakan nyata untuk mencegah kekerasan serupa terjadi kembali.


🔎 Kata Kunci SEO Terkait:

  • penembakan UT Tower
  • Charles Whitman
  • tragedi Universitas Texas 1966
  • sejarah kekerasan kampus di AS
  • memorial UT Tower
  • Forrest Preece UT
  • peringatan penembakan massal
  • kisah penyintas penembakan
  • sejarah kelam kampus Amerika
  • UT Tower shooting anniversary

Penulis : Naysila pramuditha azh zahra