Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Menteri Pertahanan Venezuela: Jaksa AS Lakukan Apa yang Diperintahkan Pemerintahan Trump

Gambar untuk Menteri Pertahanan Venezuela: Jaksa AS Lakukan Apa yang Diperintahkan Pemerintahan Trump

Venezuela Menentang Tuduhan AS: Hadiah $50 Juta untuk Maduro Dinilai Sebagai Tindakan Campur Tangan

Pada 8 Agustus 2025, Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino, mengkritik keras pengumuman Jaksa Agung AS, Pam Bondi, yang menawarkan hadiah $50 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro. Padrino menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari kampanye politik Partai Republik dan menyatakan bahwa ini merupakan tindakan campur tangan yang mencolok dalam urusan internal Venezuela.

baca Juga:Borneo FC Siap Menggebrak BRI Super League 2025/2026 sebagai Wakil Kalimantan

Tuduhan AS: Maduro Pengedar Narkoba Terbesar

Jaksa Agung AS, Pam Bondi, dalam pernyataannya, menuduh Maduro sebagai pengedar narkoba terbesar di dunia yang mengancam keamanan nasional Amerika Serikat. Bondi juga mengungkapkan bahwa Departemen Kehakiman AS telah menyita lebih dari $700 juta aset yang diduga terkait dengan Maduro, termasuk pesawat pribadi dan kendaraan.

Tuduhan ini datang setelah pengumuman hadiah yang bertujuan untuk memburu presiden Venezuela yang juga dituduh terlibat dalam pengorganisasian perdagangan narkoba internasional dengan kelompok teroris seperti Kartel Sinaloa dan Kartel Matahari.

Padrino Menyebut Tuduhan Sebagai Kebohongan dan Campur Tangan

Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino, membantah tuduhan tersebut dengan tegas, menyebutnya sebagai "kebohongan besar". Dalam pernyataan yang disiarkan oleh Venezolana de Televisión (VTV), Padrino menegaskan bahwa Maduro adalah "presiden yang paling tegas dalam sejarah Venezuela" dalam melawan perdagangan narkoba. Ia juga menyatakan bahwa organisasi kriminal seperti Kereta Aragua yang disebut-sebut terlibat dalam penyelundupan narkoba di Venezuela telah dibubarkan sepenuhnya.

Padrino Menjamin Dukungan FANB terhadap Maduro

Padrino, yang berbicara atas nama Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian (FANB), menyatakan dukungan penuh terhadap Maduro. Ia menyebutkan bahwa FANB siap untuk membela integritas presiden dan negara Venezuela dari segala ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri. Padrino juga menegaskan bahwa mereka dalam keadaan siaga penuh untuk melindungi stabilitas dan keamanan negara.

Venezuela Mengkritik "Propaganda Politik" AS

Menteri Luar Negeri Venezuela, Yván Gil, menggambarkan pengumuman hadiah AS sebagai "operasi propaganda politik" dan sebuah "topeng asap" yang tidak dapat dipercaya. Jaksa Agung Venezuela, Tarek William Saab, juga mengutuk tindakan AS tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional, serangan terhadap kedaulatan Venezuela, serta campur tangan besar-besaran dalam urusan dalam negeri negara berdaulat.

baca Juga:Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Ikuti Munas Aptisi VII di Bandung

Maduro Sebut AS Dukung Konspirasi Fasis terhadap Venezuela

Pada hari Rabu, Nicolás Maduro sendiri menanggapi tuduhan tersebut dengan menyebut pemerintah AS, khususnya pemerintahan Trump, telah mendanai konspirasi fasis terhadap Venezuela.

penulis:Dafa Aditya.f