Microsoft baru-baru ini meluncurkan fitur baru bernama Copilot 3D, yang memungkinkan pengguna mengubah gambar 2D biasa menjadi model 3D siap pakai untuk keperluan game, animasi, pencetakan 3D, VR, dan AR. Fitur ini dapat diakses secara gratis melalui versi web Copilot dan terbuka untuk semua pengguna Copilot di seluruh dunia, tanpa perlu berlangganan khusus.
baca juga:Perseteruan Barcelona dengan Marc-André ter Stegen: Kronologi Konflik yang Memanas
Cara Kerja Copilot 3D: Syarat Gambar dan Tips Penggunaan
Copilot 3D bekerja paling baik dengan gambar 2D yang bersih, dengan latar belakang yang jelas atau terpisah kuat dari objek utama. Microsoft menyarankan menggunakan gambar dengan pencahayaan merata dan elemen kedalaman agar AI bisa menghasilkan model 3D yang akurat. Anda tidak perlu memberikan perintah teks khusus; cukup unggah gambarnya saja.
Kelebihan dan Kekurangan Copilot 3D dari Pengalaman Pengguna
Dalam pengujian, Copilot 3D menunjukkan performa yang baik untuk objek tidak hidup seperti furnitur Ikea, bola pantai, payung, dan pisang. Model 3D yang dihasilkan mudah digunakan dalam aplikasi AR dan dapat diedit menggunakan perangkat lunak desain 3D. Namun, saat mencoba mengonversi gambar hewan atau manusia, hasilnya kurang memuaskan dan kadang aneh, seperti saat model mencoba membuat model 3D anjing dengan penempatan anatomi yang tidak tepat.
Format File dan Penyimpanan Model 3D
Model 3D yang dibuat disimpan dalam format GLB yang kompatibel dengan berbagai program desain dan mesin game. File ini dapat diunduh secara bebas dan akan tersimpan selama 28 hari di bagian "creations". Untuk pengeditan lebih lanjut di software seperti Blender, pengguna bisa mengonversi GLB ke format lain seperti SLT.
baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Kukuhkan Wisudawan, LLDIKTI Tekankan Profesionalisme dan Kemandirian
Kebijakan Penggunaan dan Larangan Konten
Microsoft menegaskan bahwa pengguna hanya boleh mengunggah gambar asli yang dimiliki haknya, tidak termasuk foto orang tanpa izin atau materi berhak cipta. Fitur ini juga menolak secara otomatis pembuatan model dari gambar selebritas terkenal seperti Tim Cook atau Taylor Swift untuk melindungi hak cipta dan privasi. Pengguna yang mencoba mengunggah konten ilegal atau melanggar aturan bisa menghadapi pembatasan atau pemblokiran akun.
penulis:Titin af-idatus soraya