Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Momen Hangat: Prabowo Rapikan Baret Cak Imin dan Sultan Najamudin Saat Gelar Pasukan di Batujajar

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Momen Hangat: Prabowo Rapikan Baret Cak Imin dan Sultan Najamudin Saat Gelar Pasukan di Batujajar

1. Momen Spontan Sebelum Upacara

Sebelum dimulainya Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung Barat, Minggu, 10 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri menyalami para pejabat negara. Saat menyalami Menko PM Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Prabowo tiba-tiba berhenti dan merapikan posisi baret yang dikenakan Cak Imin agar terlihat lebih rapi. Aksi serupa juga dilakukan kepada Ketua DPD RI, Sultan Najamudin, yang membuat sejumlah pejabat tersenyum melihatnya .

Baca juga :Musk Ancaman Tindakan Hukum Terhadap Apple: Dugaan Pelanggaran Antimonopoli

2. Suasana Mencair, Senyum Terbuka

Aksi kecil tapi penuh perhatian ini mencairkan suasana resmi, memicu senyum hangat dari para pejabat yang hadir — menunjukkan bahwa kepemimpinan juga bisa ramah dan penuh empati .

3. Tujuan Penggunaan Seragam Loreng

Dalam sambutannya, Prabowo menjelaskan bahwa penggunaan seragam loreng oleh para pejabat bukan tanpa alasan. Ia menyatakan bahwa pakaian militer menandakan kesiapan dan niat mereka untuk “terlibat mempertaruhkan diri bersama seluruh rakyat” dalam mempertahankan negeri .

4. Pesan Kedaulatan yang Tegas

Presiden juga menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak akan menyerah. Ia menyampaikan bahwa seluruh rakyat siap mempertahankan setiap jengkal tanah air — dari kampung hingga provinsi — dengan semangat pertahanan defensif. “Daripada dijajah kembali, lebih baik kita mati,” tegasnya .

5. Pengukuhan Pangkat dan Pembentukan Satuan Baru

Selain momen humanis itu, upacara juga menjadi ajang penyematan jabatan baru. Prabowo menganugerahkan Tanda Pangkat Jenderal Kehormatan dan menyematkan jabatan Wakil Panglima TNI kepada Jenderal TNI Tandyo Budi Revita. Ia juga memberikan tanda kehormatan dan pangkat kehormatan lainnya kepada sejumlah penerima yang telah berdedikasi tinggi .

Sementara itu, TNI juga mengukuhkan banyak satuan baru, termasuk Kodam, Komando Daerah Angkatan Laut dan Udara, Grup Kopassus, brigade teritorial, serta ratusan batalyon teritorial dan infanteri dalam kerangka memperkuat pertahanan nasional .

Baca juga :WAMENDIKTISAINTEK Stella Christie Apresiasi Digital Smart Composter Karya Inovasi Mahasiswa Teknokrat pada Acara KSTI 2025


Kesimpulan

Momen ringan seperti merapikan baret ini menampilkan sisi kepemimpinan yang peduli dan hangat dari Presiden Prabowo. Dalam situasi penuh simbolisme militer, perhatian kecil seperti itu mencairkan formalitas, sekaligus menyampaikan pesan kuat tentang persatuan dan kesiapan mempertahankan Indonesia.

Penulis :