Musim panas 2024 menjadi tantangan besar bagi warga Paris yang mengandalkan transportasi umum. Berbagai gangguan akibat pekerjaan konstruksi dan penutupan jalur membuat perjalanan sehari-hari penuh ketidaknyamanan. Meski begitu, otoritas transportasi berusaha membatasi dampak negatif selama masa Olimpiade.
baca juga Mahasiswa dan Dosen Teknokrat pamerkan Produk Penelitian Unggulan di KSTI Indonesia 2025
Kendala Transportasi Umum di Île-de-France Selama Olimpiade
Pada 6 Agustus sore, Cécile, seorang penumpang metro jalur 13, mengungkapkan rasa frustrasinya karena banyak jalur yang ditutup. Ia mengaku harus mencari rute alternatif untuk pulang ke Épinay-sur-Seine akibat penutupan jalur RER C, jalur 14, dan jalur 9. "Saat Olimpiade musim panas tahun lalu, perjalanan terasa lebih nyaman. Sekarang, kami harus berpikir ulang setiap hari untuk merencanakan perjalanan," keluhnya.
Keluhan serupa juga datang dari Myriam, seorang lansia yang merasakan ketidaknyamanan karena kepadatan penumpang dan kurangnya pendingin udara di dalam kereta. Sedangkan Paul, seorang pekerja muda dari Essonne, mengaku lelah karena gangguan yang terus terjadi membuatnya harus bekerja dari rumah.
Jadwal Penutupan dan Gangguan Jalur Transportasi Umum di Paris
Berikut beberapa gangguan besar yang terjadi selama musim panas:
- Jalur 9: Ditutup total dari 4 hingga 8 Agustus untuk perbaikan sistem kendali, dengan bus pengganti melayani rute Balai Kota Montreuil ke Nation setiap 5-14 menit.
- Jalur 14: Ditutup total selama lima hari, dengan bus pengganti antara Gare de Lyon dan Olympiades.
- Jalur 12: Gangguan sejak 28 Juli antara stasiun Montparnasse-Bienvenüe dan Mairie d'Issy untuk persiapan kedatangan metro MF19 baru, penutupan berlangsung hingga 7 Agustus.
- Jalur 13: Dua stasiun, Gabriel Péri dan Pernety, ditutup hingga 31 Agustus.
- Jalur 6: Stasiun Cambronne ditutup sejak 30 Juni dan akan tetap tutup hingga 28 September.
- Semua jalur RER serta Transilien N, R, dan P juga mengalami gangguan terkait pekerjaan konstruksi.
Penyesuaian Layanan oleh RATP dan Île-de-France Mobilités
RATP menegaskan bahwa musim panas ini berbeda dengan Olimpiade tahun sebelumnya yang menyediakan layanan tambahan. "Jumlah penumpang jauh berkurang, sehingga kami tidak mengoperasikan kereta kosong," ujar pihak RATP.
Île-de-France Mobilités (IDFM) melaporkan penurunan penumpang antara 20% hingga 40% di berbagai jalur selama musim panas ini. Mereka menyesuaikan interval kedatangan kereta sesuai dengan jumlah penumpang dan jadwal staf yang tersedia. Misalnya, di jalur 8 dan 13, interval kereta pada jam sibuk dan di luar jam sibuk sudah disesuaikan secara rinci untuk menghindari kereta beroperasi tanpa penumpang.
Kritik dari Asosiasi Pengguna Transportasi
Marc Pélissier, Presiden asosiasi pengguna Fnaut-IDF, menyatakan keprihatinannya atas kondisi saat ini. Ia menilai jadwal yang dipersingkat tidak sebanding dengan kebutuhan warga yang sudah kembali bekerja setelah liburan. "Penurunan layanan di bulan Agustus memperburuk situasi, padahal kepadatan penumpang masih tinggi," katanya.
baca juga Kantor Startup Wajib Punya Struktur Organisasi dan Ruang Jelas
Kesimpulan: Tantangan Transportasi Umum di Paris Saat Olimpiade
Meski menghadapi berbagai gangguan, otoritas transportasi berupaya menyesuaikan layanan sesuai kebutuhan penumpang selama Olimpiade. Namun, kenyamanan dan kepuasan pengguna masih menjadi pekerjaan rumah besar, terutama bagi mereka yang mengandalkan transportasi umum setiap hari.
Penulis : Tanjali Mulia Nafisa