Panglima TNI Lakukan Rotasi Besar di Lingkungan TNI
Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Agus Subiyanto, kembali melakukan rotasi jabatan strategis di tubuh TNI. Kebijakan mutasi ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1001/VII/2025, yang diterbitkan pada 31 Juli 2025.
Dokumen resmi tersebut mengatur pengangkatan dan pemberhentian sejumlah perwira tinggi dalam jabatan penting di lingkungan TNI. Informasi mengenai mutasi ini telah dikonfirmasi oleh Pusat Penerangan (Puspen) TNI pada Rabu, 6 Agustus 2025.
baca juga : Keuntungan Menggunakan Layanan Cloud dalam Era Digital
Siapa Pangdam III/Siliwangi yang Baru?
Salah satu posisi penting yang mengalami pergantian adalah Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi. Jabatan ini kini diemban oleh Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kosasih, menggantikan Mayjen TNI Dadang Arif Abdurachman.
Sebelum menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi, Mayjen Kosasih diketahui menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) di Kementerian Sekretariat Negara. Sementara itu, Mayjen Dadang kini menempati posisi sebagai perwira tinggi di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD).
Gubernur Akmil Juga Alami Pergantian
Tidak hanya Pangdam Siliwangi, posisi strategis lain yang turut berganti adalah Gubernur Akademi Militer (Akmil). Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko kini dipercaya menjabat sebagai Gubernur Akmil, menggantikan Mayjen TNI Rano Tilaar.
Sebelumnya, Mayjen Rano menjabat sebagai Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Kini, posisi tersebut kembali ditempati oleh Mayjen Arnold, yang juga dirotasi dari jabatan sebelumnya di lingkungan Lemhannas.
Daftar Mutasi Strategis di Tubuh TNI
Berikut adalah beberapa posisi strategis yang mengalami perubahan:
- Pangdam III/Siliwangi: Mayjen TNI Kosasih (baru), menggantikan Mayjen TNI Dadang Arif Abdurachman
- Gubernur Akmil: Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, menggantikan Mayjen TNI Rano Tilaar
- Tenaga Ahli Pengajar Lemhannas: Mayjen Rano Tilaar, menggantikan Mayjen Arnold
- Mayjen Arnold: Dirotasi menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi Lemhannas
baca juga : Universitas Teknokrat Indonesia Kukuhkan Wisudawan, LLDIKTI Tekankan Profesionalisme dan Kemandirian
Mutasi TNI: Langkah Strategis Peremajaan dan Penyesuaian Organisasi
Rotasi dan mutasi seperti ini merupakan hal yang wajar dalam tubuh TNI. Selain sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan, mutasi juga menjadi bagian dari penyesuaian kebutuhan organisasi serta strategi pertahanan nasional.
Kebijakan ini memastikan bahwa para perwira tinggi ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kompetensinya, sekaligus membuka ruang penyegaran di berbagai lini strategis TNI.
penulis : elsandria