Logo Universitas Teknokrat Indonesia

NFT Bangkit Lagi, Geser DeFi dalam Aktivitas Pengguna pada Juli 2025

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk NFT Bangkit Lagi, Geser DeFi dalam Aktivitas Pengguna pada Juli 2025

Pasar NFT (Non-Fungible Token) kembali menjadi sorotan di bulan Juli 2025. Menurut laporan terbaru DappRadar yang dirilis pada 7 Agustus, NFT berhasil melampaui DeFi dalam hal aktivitas pengguna. Lonjakan ini menandai titik balik penting, mengisyaratkan bahwa minat publik terhadap NFT mulai pulih setelah periode lesu sejak kejatuhan pasar kripto pada 2022.

NFT Geser Dominasi DeFi di Aktivitas Pengguna

Data DappRadar mencatat, volume perdagangan NFT pada Juli melonjak 96% menjadi $530 juta, meskipun jumlah transaksi justru turun 4% dengan hanya 5 juta unit NFT berpindah tangan.

Fenomena ini menunjukkan pola baru: lebih sedikit NFT yang diperdagangkan, tetapi dengan harga rata-rata jauh lebih tinggi. Dari $52 di bulan Juni, harga rata-rata penjualan melonjak menjadi $105 pada Juli—lebih dari dua kali lipat.

Baca juga : Cara Pintar Memilih Framework dan Library yang Tepat

Platform NFT dengan Pertumbuhan Tertinggi

Beberapa platform mencatat lonjakan signifikan selama periode ini:

  • Blur: Mendominasi 80% volume perdagangan NFT berbasis Ethereum, didukung oleh pedagang profesional dan fitur pinjaman Blend.
  • OpenSea: Tetap menjadi pasar NFT dengan jumlah pengguna harian terbanyak, sekitar 27.000 pedagang, berkat dukungan multirantai dan daftar koleksi yang luas.
  • Zora: Meningkat pesat di jaringan Base milik Coinbase dengan solusi Layer 2 dan token asli ZORA, yang menekan biaya pencetakan NFT.

Menurut DappRadar, tren ini menandakan evolusi NFT dari sekadar aset seni digital menjadi aset dengan kegunaan luas—mulai dari identitas digital, tiket acara, gim, hingga tokenisasi aset dunia nyata.

Apakah NFT Hanya Tren atau Sudah Menjadi Bagian Ekonomi Digital?

Pertanyaan ini mulai terjawab. Pergerakan harga dan minat pengguna menunjukkan bahwa NFT mulai masuk ke fase utilitas yang lebih matang, tidak hanya bergantung pada tren atau hype. Lonjakan nilai ini juga didorong oleh inovasi platform dan adopsi di sektor-sektor baru.

Baca juga : Wakil Rektor Teknokrat Mahathir Muhammad, Di Balik Layar Reuni Akbar

DeFi Tetap Tumbuh Meski Tersaingi NFT

Meskipun NFT menyita perhatian, sektor DeFi (Decentralized Finance) juga mencatat kinerja impresif. Total nilai aset terkunci (TVL) di DeFi naik lebih dari 30%, mencapai $259 miliar di akhir Juli. Bahkan, pada 28 Juli, TVL sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di angka $270 miliar.

Pendorong pertumbuhan ini antara lain:

  1. Peningkatan permintaan pengguna di sektor pinjaman, perdagangan, dan tokenisasi aset.
  2. Lonjakan minat pada saham tokenisasi, dengan interaksi dompet melonjak dari 1.600 menjadi lebih dari 90.000.
  3. Kapitalisasi pasar saham tokenisasi naik 220%, menunjukkan meningkatnya adopsi Real World Assets (RWA).

Blockchain DeFi Teratas dan Pemain Kunci

  • Ethereum tetap memimpin dengan TVL sebesar $166 miliar, jauh di atas Solana yang mencatat $23 miliar. Lonjakan Ethereum didorong oleh kenaikan harga hampir 60% pada Juli, faktor regulasi positif, dan imbal hasil staking hingga 29,4% APY.
  • Di jaringan Solana, Hyperliquid muncul sebagai penggerak utama, menyumbang 35% pendapatan blockchain. Platform ini memproses lebih dari 60% volume perdagangan perpetual harian dengan open interest $15,3 miliar dan bridging USDC $5,1 miliar.

Apakah NFT Akan Terus Memimpin di Bulan Berikutnya?

Dengan tren kenaikan harga dan peningkatan minat platform kreator, NFT berpotensi mempertahankan momentumnya. Namun, DeFi juga menunjukkan kekuatan yang tidak bisa diabaikan. Kombinasi pertumbuhan di kedua sektor ini mengindikasikan bahwa ekosistem blockchain sedang memasuki fase ekspansi ganda, di mana NFT dan DeFi sama-sama memainkan peran besar dalam ekonomi digital global.

Penulis : aqilah az-zahra