Pertemuan Emosional Nikita dan Anak Bungsunya Arkana
Sidang terbaru kasus hukum yang melibatkan artis Nikita Mirzani kembali menyita perhatian publik. Tangis Nikita pecah saat bertemu dengan anak bungsunya, Arkana, yang hadir ke ruang sidang didampingi pengasuh. Momen tersebut terjadi sebelum persidangan dimulai, dan suasana haru menyelimuti ruang sidang.
Setelah Arkana dibawa keluar, Nikita masih terlihat meneteskan air mata. Ia menyampaikan kepada majelis hakim bahwa kondisinya sedang tidak fit, terlebih karena sang anak baru saja menjalani perawatan di rumah sakit.
baca juga : Penyebab Indokripto (COIN) Cetak Laba Rp25 M Setelah Rugi Jumbo
Nikita Minta Lanjut Sidang, Tapi Hakim Beri Izin ke RS
Melihat kondisi kesehatan Nikita yang menurun, majelis hakim memutuskan untuk menghentikan sementara sidang dan memberikan izin kepadanya untuk menjalani pemeriksaan medis. Keputusan ini disebut telah melalui pertimbangan internal demi menghindari risiko kesehatan yang lebih parah.
“Memberikan izin kepada terdakwa Nikita Mirzani untuk melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Adhyaksa… dan setelah selesai kembali ke Rutan Pondok Bambu,” ujar Hakim Ketua dalam persidangan di PN Jakarta Selatan.
Namun, Nikita sempat menolak keputusan tersebut. Ia mengungkapkan keinginannya untuk tetap melanjutkan sidang karena merasa masih sanggup mengikuti jalannya proses.
“Yang Mulia, saya masih ingin sidang,” kata Nikita dengan suara lirih.
Sayangnya, keinginan tersebut ditolak oleh majelis hakim demi menjaga keselamatannya sendiri.
Fakta Mengejutkan dari Doktif: Ada Penawaran Rp 20 Miliar!
Selain momen emosional Nikita, persidangan juga menghadirkan kesaksian penting dari sosok yang dikenal sebagai Dokter Detektif atau Doktif. Ia dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi fakta terkait produk skincare yang diduga bermasalah.
Doktif mengaku pernah didatangi oleh suami Reza Gladys, yaitu Attaubah Mufid, yang menyampaikan pengakuan mengejutkan soal produknya.
“Attaubah Mufid bilang, ‘Iya, produk saya memang overclaim dan overprice’,” ungkap Doktif di ruang sidang.
Kesaksian tersebut muncul setelah Doktif mengkritik cara pemasaran produk tersebut yang dinilai terlalu menonjolkan gaya hidup mewah alias flexing.
Permintaan Rp 20 Miliar Jadi Bumerang
Saat diskusi berlangsung, Doktif sempat memberikan syarat kepada Attaubah Mufid untuk memperbaiki strategi pemasaran produknya. Namun, karena terus-menerus didesak, ia akhirnya menyebut angka fantastis sebagai bentuk penolakan.
“Saya bilang, ‘Kalau begitu, kasih saya Rp 20 miliar’,” ujarnya.
Yang mengejutkan, dua hari kemudian Doktif menerima kabar bahwa permintaan tersebut disanggupi.
“Kak, saya dan istri bersedia memberikan Rp 20 miliar ke Kakak,” katanya mengutip pesan dari Attaubah Mufid.
Respons tersebut justru membuat Doktif merasa takut dan mempertanyakan dari mana keuntungan sebesar itu bisa dihasilkan dari produk yang ia kritik.
baca juga : LLDIKTI Wilayah II Dorong Lulusan Teknokrat Ciptakan Peluang Di Tengah Tantangan Global
Sidang Lanjut, Publik Menanti Kelanjutan Kasus
Kasus yang menyeret Nikita Mirzani dan nama Reza Gladys serta suaminya terus bergulir dengan fakta-fakta baru yang terungkap. Masyarakat kini menanti tindak lanjut dari pengakuan soal dana Rp 20 miliar tersebut, termasuk kejelasan status hukum pihak-pihak yang terlibat.
Sementara itu, kondisi kesehatan Nikita Mirzani menjadi perhatian tersendiri. Banyak pihak berharap proses hukum tetap berjalan dengan memperhatikan aspek kemanusiaan.
penulis : elsandria Aurora