Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, memberikan penilaian positif usai timnya hanya mampu bermain imbang 2–2 melawan Tajikistan. Meskipun hasil akhir tak sesuai keinginan, ia tetap puas dengan semangat dan kualitas permainan yang diperlihatkan anak asuhnya.
baca juga:Hasil Piala AFF Wanita 2025: Gol Spektakuler Rosdilah Selamatkan Indonesia dari Kekalahan
"Pertandingan Ini Sangat Berharga untuk Persiapan Piala Dunia U-17"
Nova menyebut laga kontra Tajikistan sebagai laga uji coba yang sangat berguna menjelang Piala Dunia U-17 2025. Ia merasa kualitas dan intensitas yang ditampilkan tim membuat pertemuan ini menjadi sarana evaluasi utama untuk menghadapi turnamen global.
"Saya sangat senang dengan penampilan hari ini. Secara kualitas, kami tampil sangat baik. Intensitas permainannya juga tinggi—benar-benar uji coba yang berharga untuk persiapan Piala Dunia nanti."
bola.comOneFootball
"Kesalahan Kecil Bisa Jadi Bencana, Fokus 90 Menit Harus Dijaga"
Nova juga menyoroti momen-momen kritis yang membuat tim kebobolan. Ia menekankan pentingnya menjaga konsentrasi penuh selama 90 menit, termasuk tambahan waktu—karena kelengahan kecil di lini belakang bisa berakibat fatal.
"Di sepak bola, kita harus fokus selama 90 menit plus tambahan waktu. Gol tadi terjadi di menit-menit akhir, dan fokus pemain sedikit berkurang sehingga kami kebobolan."
bola.comdetikcom
"Gol Pertama Itu Jadi Pelajaran, Fokus Pertahanan Harus Diperbaiki"
Nova menandai gol pertama Tajikistan sebagai pelajaran penting: bahwa kesalahan kecil di daerah pertahanan bisa langsung menghasilkan gol. Ia menyatakan akan memperbaiki sektor tersebut agar lebih solid menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat.
"Yang perlu diperbaiki adalah fokus di lini pertahanan. Kesalahan sekecil apa pun di area itu bisa berujung gol—apalagi nanti di Piala Dunia level lawan pasti lebih kuat."
bola.comdetikcom
Kesimpulan Singkat: Nova Tetap Bangga dan Fokus ke Depan
Meskipun hasil imbang mengecewakan, Nova Arianto tetap bangga terhadap mental dan kerja keras tim. Laga ini membuka banyak catatan untuk dibenahi dan dioptimalkan sebelum tantangan besar nanti.
penulis:mudho firudin